Refresh untuk Pengawasan Penerimaan Pajak

MALANG – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah bekerjasama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) untuk meningkatkan upaya pencegahan dan pengawasan penerimaan pajak melalui Kesepakatan Bersama di tahun 2012 lalu.
Demi menyukseskan program itu, terbaru Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Jatim III kembali mengadakan Sosialisasi Kesepakatan Bersama yang berlangsung Jumat (15/11) lalu di Hotel Savana Malang.
Kesepakatan Bersama tersebut tertuang melalui Nomor MoU-1/MK.09/2012 dan Nomor B/13/III/2012. “Sosialisasi kembali ini tujuannya untuk melaksanakan amanat kesepakatan, bahwa POLRI juga menjadi bagian kesuksesan penerimaan pajak negara. Sudah setahun, mungkin perlu penyegaran kembali agar tetap ingat semua,” ungkap Kepala Kanwil DJP Jatim III, Budi Susanto.
Peserta dalam sosialisasi antara lain dari Kanwil dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di lingkungan DJP Jatim III. Kemudian dari Polres Kota Malang hingga Polres yang berada di area DJP Jatim III yang mencapai wilayah Trenggalek, Madiun serta Jember.
Sosialisasi tersebut antara lain menghadirkan Kepala Biro Penyusunan dan Penyuluhan Hukum (Sunluhkum) Divisi Hukum (Divkum) Polri RM. Panggabean, Brigjen Polisi Drs. Bambang Sri Herwanto dan Humas DJP P2, Krismantoro Petrus.
“Agar semua mengingat kembali target penerimaan negara dari pajak pada tahun 2013 yang terhitung tinggi. Untuk itulah pentingnya pencegahan dan pengawasan hukum dalam penerimaan pajak harus dioptimalkan,” papar dia panjang lebar.
Jangka waktu kesepakatan selama 3 tahun itu meliputi kerjasama dalam penegakan hukum di bidang perpajakan seperti kerjasama penyidikan perpajakan. Lalu pengamanan kegiatan dan pelaksanaan Direktorat Jenderak Pajak seperti pengamanan kegiatan penagihan aktif. Kemudian yang terakhir adalah pemanfaatan data dan informasi untuk meningkatkan kepatuhan dan penerimaan pajak.
Selain itu dalam sosialisasi juga berlangsung tanya jawab. Baik dari Polri maupun Kantor Pelayanan Pajak bergantian menyatakan pertanyaan mengenai apa yang dibingungkan, atau beberapa hal yang belum sempat terselenggara dari kesepakatan yang telah terjalin.
Tahun 2013 ini target penerimaan pajak mencapai Rp 1.178 triliun. Sementara itu pada tahun 2013 Kanwil DJP Jatim III dipatok target sebesar Rp 10,8 triliun. Dibandingkan dengan 2012 target itu mengalami kenaikan sebesar Rp 3 triliun. (ley/fia)