PT Pos Siapkan Galeri Pos

MALANG – PT Pos Indonesia (Kantor Pos) terus melakukan terobosan untuk mencapai target bisnisnya. Terbaru, Kantor Pos segera menjalankan program Merchant Galeri Pos untuk menunjang usaha yang kerap melakukan penjualan produk dan harus dikirim ke kota lain.
Manajer Penjualan Kantor Pos Cabang Malang, Rusdianto menuturkan, Merchant Galeri Pos ini akan mulai dijalankan awal bulan depan.
“Mulai tanggal 1 Desember nanti, setiap merchant yang telah terdaftar bisa memanfaatkan fasilitas mudah dari Kantor Pos dengan sistem kerjasama ini,” tuturnya.
Menurut dia, untuk merchant yang ada di seluruh Indonesia dipilih oleh Kantor Pos Cabang di Kota Malang. Sementara ini, di Kota Malang mendapatkan jatah dua merchant yang wajib didaftarkan untuk mengikuti program ini.
Hanya saja, Kantor Pos Cabang Malang masih belum menemukan merchant yang sepakat. Sebab, salah satu persyaratan yang harus dipenuhi yakni merchant tersebut ketika melakukan pengiriman harus menggunakan jasa Kantor Pos.
“Layaknya pengiriman di jasa lain, petugas pos akan mendatangi merchant tersebut mengambil paket barang. Makanya, usaha yang dipilih harus benar-benar sering melakukan pengiriman barang ke luar kota. Selain itu, produk mereka juga harus terpampang di portal Kantor Pos,” beber dia kepada Malang Post.
Sementara itu Selasa (19/11) kemarin dari Kantor Pos pusat datang ke Malang untuk mensurvei merchant yang disiapkan Kantor Pos Cabang Malang. Bila sudah ada kesepakatan, mulai bulan depan program ini juga berjalan di Malang.
Rusdianto menambahkan, banyak keuntungan yang nantinya akan didapat ketika menjadi bagian Merchant Galeri Pos ini, terutama bagi merchant yang lebih mudah ketika ada permintaan pengiriman ke luar kota.
Di samping itu, Kantor Pos Cabang Malang kini juga telah memiliki program yang mendukung suksesnya penjualan bisnis online. Sekitar 60 pebisnis online telah terdaftar menikmati fasilitas lebih mudah yakni mendapatkan diskon sebesar 10 persen. Program ini efektif berjalan mulai Juli lalu, dan hingga kini perbulannya transaksi yang ada mencapai Rp 85 juta.
“Dari program khusus untuk pebisnis online yang ada di Malang Raya ini, transaksi pengiriman mereka bisa menyumbang 5 persen omzet parcel kami,” pungkas pria asal Sidoarjo ini. (ley/fia)