Jelang Penutupan, IHSG Menguat 4 Poin

MALANG – Indeks Harga Saham Gabungan menutup hari kedua minggu ini masih dengan catatan positif. Setelah sehari sebelumnya melonjak 58 poin, Selasa (19/11) kemarin IHSG ditutup naik 4 poin dan menghapus stigma negatif di pasar saham.
“Walaupun seharian cenderung negatif berada di zona merah, akhirnya IHSG ditutup pada level 4398. Padahal sempat turun pada level 4365,” ungkap Branch Manager SucorInvest Indonesia Cabang Malang, Kartono.
Bahkan menurut Kartono, pada akhir pekan lalu, Jumat (15/11),  ditutup di level 4336. Aksi beli saham unggulan yang berharga rendah menjadi salah satu faktor positifnya perdagangan dalam dua hari terakhir.
“Hari ini cenderung rendah tidak lagi menembus level 4400. Hanya saja penutupan menunjukkan trend yang lebih bergairah ketimbang minggu sebelumnya. Pasalnya, dominasi penarikan dana investor asing sudah sangat jauh  berkurang,” papar dia panjang lebar.
Lebih lanjut dia memperkirakan, sepekan sebelumnya, pelaku saham masih terpengaruh dengan kenaikan BI Rate sebesar 0,25 poin yang berimbas pada ketidakpastian pasar saham. Saham properti dan perbankan sangat terpengaruh kenaikan tersebut. Ketakutan investor mengenai penurunan transaksi faktor kenaikan harga rumah berdasar standar acuan kredit sangat terhitung besar.  Namun jika melihat perdagangan selama dua hari terakhir, dia berharapa masa suram selama sepekan telah hilang.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat Rp 11.580 per dolar AS ketimbang posisi penutupan perdagangan sehari sebelumnya sebesar Rp 11.630 per dolar AS. (ley/fia)