Wine Lokal Menghangat

MALANG – Anggur (wine) lokal yang berkualitas dan aman produksi PT Hatten Wine Bali kini mulai digemari pula di Malang. Sebagai bukti, pertumbuhan distribusi dari dua jenis produksinya yakni Hatten Wine dan Two Island yang terus berkembang di tahun ini. Bahkan, pertumbuhan distribusinya meningkat drastis mencapai 35 persen.
“Bila dibandingkan tahun sebelumnya yang masih sedikit untuk pendistribusian, kini peningkatan cukup signifikan,” ungkap Owner Distributor Mitra Mandiri, Prasinto.
Menurut dia, Mitra Mandiri yang berasal dari Surabaya juga menjadi salah satu distribusor minuman beralkohol lain seperti Whisky atau Jack Daniel. Bila tahun lalu minuman yang kadar alkoholnya di atas 40 persen ini mendominasi penjualan di Malang mencapai 90 persen, kini posisi Hatten Wine sudah mulai membayangi. Sesuai pengakuan dia, hingga akhir November ini komposisinya 60 persen berbanding 40 persen.
“Hatten Wine ini lebih nyaman untuk dikonsumsi, karena kadar alkohol yang rendah sangat kecil efek mabuknya. Selama ini, stigma di masyarakat minum anggur atau bir kan membuat mabuk, padahal ada efek lainnya, yakni membuat rileks,” bebernya ketika ditemui Malang Post dalam acara Wine and Dining di Teracota Café Hotel Santika Malang, Sabtu (30/11) malam.
Sesuai penjelasan Prasinto, tahun ini Mitra Mandiri menargetkan distribusinya meningkat di angka 25 persen, namun hasilnya sudah melampaui. Sehingga, untuk tahun depan dia optimis jauh lebih tinggi lagi, peningkatannya bisa mencapai 40 persen. Sebab menurut dia, wine lokal ini tidak kalah bersaing pula dibandingkan dengan minuman luar negeri.
Selain itu, wisatawan asing juga cocok pula dengan Hatten Wine dan Two Island yang diolah seorang wine maker dari Australia. Kesan wine ini memang lokal, tetapi rasa boleh diadu dengan produk impor.
Sementara itu, di Teracota Café sendiri, sejak kehadiran wine ini pertama kali tahun lalu, salesnya juga semakin meningkat. Bila tahun 2012 lalu masih di kisaran Rp 2 juta sampai dengan Rp 10 juta per bulan, mulai pertengahan tahun ini rata-rata telah menembus Rp 15 juta per bulan. “Ya di sini sudah jauh meningkat untuk penjualannya. Hal ini menunjukkan Santika Hotel menjadi salah satu jujugan bagi penggemar wine, khususnya wine lokal dari Hatten ini,” tandas dia.
Lalu, menurutnya khasiat dari wine ini tidak selalu pada hal negatif. Sebab dengan konsumsi yang benar, untuk jenis red wine bisa membantu pengobatan sakit jantung. Efek kandungan buah anggur yang berkhasiat untuk pengobatan jantung juga berlaku. Menurutnya, di Jakarta dan Surabaya, rata-rata konsumsi red wine untuk keperluan itu. “Cukup satu atau dua gelas dalam sehari, bisa membantu terapi penyembuhan penyakit jantung,” paparnya. (ley/fia)