Belajar dari Rekan Perempuan

MALANG – Ramah kepada setiap orang, tanpa harus memandang latar belakang. Hal itulah yang selalu ditekankan oleh Manager Penjualan Kantor Pos Cabang Malang, Rusdianto ketika bekerja. Terlebih posisinya dalam pekerjaan yang membuatnya setiap saat harus bertemu dengan klien di kantornya.
“Setiap hari saya harus bertemu dengan orang yang berbeda-beda. Mulai dari asal, karakter hingga sikap. Seperti dari universitas, finance, hingga perorangan yang berjualan online.” ungkapnya.
Menurut dia, tidak gampang memang mengenali karakter berbagai macam orang. Terlebih dia menyadari sebagai laki-laki yang cenderung tidak sabaran, dan jarang sekali mementingkan hal detail. Hal tersebut membuat dia belajar setiap saat untuk bersikap ramah.
“Saya malahan terkesan tidak sabaran orangnya. Namun bila mengandalkan sifat ini, bisa gagal memprospek calon klien Kantor Pos yang hendak melakukan kerja sama nantinya,” beber pria asal Sidoarjo ini.
Rusdianto menyebutkan, tugasnya sering bertemu dengan klien besar dari perusahaan atau corporate, lalu intansi pendidikan. Klien seperti itu menurutnya, merupakan salah satu penyumbang omzet mail tertinggi.
Tetapi tidak jarang pula cerewet karena meminta paket harga khusus. Alasannya beragam, seperti sudah langganan, sering bertransaksi dan jumlahnya banyak.  Sehingga dia mengakui, acap kali belajar kepada rekan kerjanya untuk menghadapi klien yang seperti itu.
“Ya, mereka tetap klien yang mesti dijaga. Permintaan yang aneh-aneh tidak serta merta ditolak atau diterima. Jadi, saya belajar sama teman-teman yang perempuan, untuk bisa menyentuh hati mereka dan sepakat menggunakan jasa pengiriman di Kantor Pos. Hasilnya kalau bagus kan untuk tim pemasaran juga,” ujarnya lantas tertawa. (ley/fia)