Bukopin Kejar DPK dari Lomba Mewarna

SERIUS: Anak-anak sedang serius mewarnai di acara lomba mewarna yang digelar Bank Bukopin kemarin (8/12)

MALANG – Pencapaian target dana pihak ketiga (DPK) dari Bank Bukopin Cabang Malang masih sebesar 86 persen hingga akhir November lalu. Untuk menambah prosentase tersebut sebelum tutup tahun, Bank Bukopin pun memiliki salah satu cara, yakni dengan melaksanakan event, yang diharapkan setidaknya mampu mengerek jumlah simpanan bank.
Bank Bukopin menyelenggarakan Lomba Mewarnai TK se-Malang Raya, dan acara finalnya berlangsung Minggu (8/12) kemarin. “Sebenarnya lomba ini telah berlangsung sejak bulan lalu. Namun, babak finalnya dari yang terbaik di masing-masing sekolah diadu di hari ini,” ujar Manager Bisnis Bank Bukopin Cabang Malang, Abadi Nugroho Januarkus.
Menurutnya, salah satu persyaratan untuk mengikuti lomba ini adalah menjadi nasabah Bank Bukopin. Sehingga, mau tidak mau mereka yang mengikuti lomba kini telah terdaftar menjadi nasabah TabunganKu.
“Peserta membayar Rp 30 ribu untuk mengikuti lomba. Sebesar Rp 10 ribu untuk keperluan lomba dan sisanya dimasukkan untuk pembukaan tabungan,” bebernya kepada Malang Post.
Menurut dia, setidaknya orang tua dari peserta lomba kini sudah mengenal Bank Bukopin. Lalu kesempatan untuk menjadi nasabah aktif yang menyimpan dananya ikut menambah jumlah simpanan Bank Bukopin. Sehingga, 300 nasabah baru didapatkan dari lomba tersebut, walaupun tidak serta merta meningkatkan jumlah dana pihak ketiganya.
“Efeknya dalam sebulan ini ditargetkan turut membantu jumlah simpanan dalam bentuk tabungan, walaupun tidak mencapai 1 persen,” imbuh Abadi.
Sementara itu, saat ini komposisi dari DPK Bank Bukopin yakni 50 persen tabungan, 35 persen deposito dan 20 persen berbentuk giro. “Jumlah total DPK sudah di kisaran Rp 680 miliar. Mendekati target tahun ini,” tegas Abadi.
Walaupun demikian, hingga akhir tahun nanti Bank Bukopin menargetkan pencapaian target di angka 90 persen saja. Menurut Abadi, bila melihat sisa waktu bisa mencapai angka tersebut tergolong bagus. “Namun paling realistis pencapaian target DPK tahun ini sebesar 88 persen,” pungkasnya. (ley/fia)