PD Hilang karna Bad Hair Day

MALANG – Tak salah bila kebanyakan perempuan menyebut rambut sebagai salah satu ‘mahkota’ yang harus diperhatikan. Itu pula yang diakui oleh Sales Counter PT Smart Mulia Abadi (Chevrolet) Malang, Atik Jechy. Dia menjadi tidak percaya diri, ketika bekerja ternyata rambut terkesan tidak bersahabat atau sering disebut dengan bad hair day.
“Paling benci ketika harus bekerja tetapi bad hair day, bisa merusak mood pula seharian,” ujarnya.
Dia mengakui, rambut panjangnya memang gampang mengalami hal itu. Terutama, ketika stres melanda maka berpengaruh pada penampilan rambutnya. "Susahnya memiliki rambut panjang itu banyak. Kompleks juga bila tidak panda merawat, mulai dari rontok, kusam atau bahkan berketombe," bebernya kepada Malang Post.
Sekalipun perawatan atau treatment tidak jarang pula dilakukan untuk menjaga kesehatan rambut perempuan asal Sulawesi ini, tetapi hal tersebut tidak bisa dihindari. Dia mengungkapkan, lumrah bila seorang wanita karier sepertinya mengalami hal ini, apalagi disela kesibukannya dia juga memiliki anak.
Salah satu solusinya ketika mengalami bad hair day ini, Jechy selalu berterus terang dan sadar diri. "Menyadari kelemahan dan menceritakan kepada teman kerja. Misalnya, sekarang rambut terasa acak-acakan, pasti tanya sama teman. Bila ternyata penilaiannya sama, saya lebih sering diam, ketimbang tampil tidak percaya diri, apalagi bila bertemu customer," papar dia panjang lebar.
Namun dia memastikan kejadian tersebut pasti hanya sehari. Besoknya, pasti rambut acak dan moodnya yang tidak bagus telah hilang. Selain itu dia enggan memangkas rambut tersebut agar lebih simpel.
"Mungkin karena buru-buru lupa memperhatikan atau merapikan rambut, tetapi tidak akan terulang keesokannya. Ya tapi itu, kalau bad hair day, paling nggak suka karena PD saya ini hilang," pungkas dia. (ley/fia)