Bidik Pertumbuhan 5 Persen di 2014

MALANG – Hotel Sahid Montana Malang hampir mencapai target okupansi tahun 2013 ini. Pasalnya, kini okupansi hotel tersebut sudah di angka 60 persen, sedangkan target selama setahun ini di angka 65 persen.
“Masih kurang sedikit lagi, dan kami masih optimis bisa mencapai target tahun ini. Sebab, dua bulan terakhir ini okupansi Sahid Montana memang tinggi,” ungkap Marketing Manager Hotel Sahid Montana, Adi Prasetijono.
Menurut dia, November lalu okupansi hotel yang berada di Jalan Kahuripan ini sebesar 87 persen. Angka tersebut jauh melesat ketimbang September dan Oktober, berbarengan dengan low season bisnis perhotelan, dan okupansinya di bawah 70 persen. Sementara bulan ini yang berbarengan dengan akhir tahun bisa menjadi salah okupansi tertinggi yang akan dicapai hotel.
“Selain masa liburan Natal, akhir tahun menjadi peak season bagi hotel. Desember ini targetnya di angka 85 persen, dan sejauh ini sudah berada di angka 60 persen,” tutur Adi kepada Malang Post, kemarin.
Adi optimis dengan target di bulan ini, karena trendnya terus meningkat, baik hunian kamar maupun meeting room. Saat ini saja sejumlah kamar sudah terpesan untuk periode 23-30 Desember mendatang. Setidaknya pada masa tersebut tersisa 50 persen kamar, dari sebanyak 70 kamar yang ada di Sahid Montana.
Masih menurut Adi, meskipun tingkat hunian tinggi hotel tersebut tidak menaikkan tarif kamar. Hanya saja bandrolnya sesuai room rate, dan tidak memainkan penawaran diskon layaknya low season.
“Jadi kami memang tidak naik-turunkan tarif, hanya volume diskon yang berubah, Sehingga rate room-nya mulai dari Rp 600 ribu sampai Rp 1,2 juta,” tambah dia.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, sudah berancang-ancang untuk target tahun depan. Pertumbuhan sebesar 5 persen dicanangkan, sehingga 2014 mendatang, year to date dari hotel yang memiliki Cinnamon Café ini mencapai 70 persen. Sementara untuk Sahid Montana 2, targetnya lebih tinggi mencapai 75 persen.
Sementara itu, Cinnamon Café kini telah memasuki usia ketiganya. Untuk memperingati ulang tahun, Sahid Montana menggelar Barista Competition Latte Art 2013. Kompetisi ini diikuti oleh barista dari café, resto dan hotel yang ada di Kota Malang. Selain menunjukkan bakat mereka, barista ini juga dituntut paham mengenai tipe dan ciri kopi sebelum disajikan, dengan cara mempresentasikan ke dewan juri.
Cinnamon Café sendiri selama ini turut menjadi penyumbang omzet bisnis hotel dari sisi food and beverages (F&B). Di sisi ini, omzet Cinnamon mencapai Rp 40 juta per bulan. “Cinnamon menyumbang 30 persen omzet F&B, sehingga dengan ulang tahun ketiga ini tahun depan bisa lebih ramai, meningkat omzetnya, serta kualitas latte art-nya juga semakin baik,” pungkasnya. (ley/fia)