Hotel dan Resto Bersiap Sambut Natal

MALANG – Kontribusi Food and Beverage (F&B) terhadap revenue Hotel Tugu Malang sepanjang tahun 2013 mengalami pertumbuhan sebesar 10 persen dari 30 persen di tahun lalu, menjadi 40 persen di tahun ini.
Sales Manager Hotel Tugu Malang, Yudha Susanti menjelaskan, salah satu hal yang membuat tren kenaikan kontribusi F&B di di Hotel Tugu Malang adalah lifestyle masyarakat yang gemar dinner di luar rumah.
“Kenaikannya terasa sekali, kalau untuk makan siang belum terlihat, namun saat makan malam, kunjungannya sangat bagus,” jelas dia saat berbincang dengan Malang Post, kemarin (16/12).
Yudha menambahkan, bulan ini menjadi momen Hotel Tugu untuk mengatrol pendapatan dari sektor F&B. Pasalnya, di Desember, terdapat dua momen yang bisa dimanfaatkan yaitu Natal dan Tahun Baru.
Untuk sajian tematik restoran di Natal kali ini, Hotel Tugu mengusung konsep tema ‘The Sensuous Delight of The East and The West with a symphony of the wine by the Gods’. Di tema ini, Hotel Tugu masih memadukan sajian menu makanan dengan varian wine yang telah diseleksi dan disesuaikan dengan jenis makanan.
Sesuai dengan temanya yaitu East Meet West, maka untuk Natal kali ini, sajian menunya merupakan perpaduan antara ciri khas timur  yang diwakili cita rasa jawa dan babah (cina peranakan), dengan ciri khas barat yang diwakili oleh ingredient  dari Eropa.
“Dari Eropa, ada kalkun (turkey) yang menjadi menu wajib untuk pesta Natal dan tahun baru. Di Hotel Tugu, turkey dihadirkan dalam menu Tugu Signature Crispy whole roasted turkey with apple prune compote,” rinci Yuda.
Perempuan berkacamata ini menambahkan, Ban Lam Bar telah menyiapkan koleksi wine untuk dinikmati bersama hidangan East meet West. Beberapa koleksi wine terbaik yang tersedia  antara lain 2008 Chateau Palmer Alter Ego Margaux, 2007 Penfold St. Henri Shiraz, 2005 Mosswood Margareth River Cabernet Sauvignon, dan masih banyak lagi.
“Menu-menu Natal ini disajikan mulai 20 Desember 2013 hingga 5 Januari 2014,” imbuh Yudha.
Tak hanya Hotel Tugu Malang, Café De Liv juga mulai bersiap menyambut Natal. Sejak beberapa hari yang lalu, dekorasi café yang berada di kawasan jalan Semeru tersebut telah didominasi Hello Kitty, tema Natal yang diangkat De Liv tahun ini.
“Tokoh kartun menjadi tema tahunan untuk Natal. Bedanya, tahun ini tokoh yang diambil berasal dari timur. Hello Kitty berasal dari Jepang, kalau tahun lalu lebih banyak tokoh kartun dari barat,” urai Public Relation De Liv, Jonathan.
Pria yang akrab disapa Jo ini menambahkan, Natal memang membuat angka kunjungan meningkat khsusunya di H-1 Natal. Pada saat itu, banyak keluarga yang menghabiskan waktu bersam adengan makan malam bersama.
“Untuk Natal kali ini, tidak ada menu spesial. Masih mengandalkan menu-menu favorit, salah satunya steak,” tegas dia. (fia)