Omzet Bazaar Pegadaian Tembus Rp 1,15 M

MALANG – PT Pegadaian (Persero) di Malang sudah menggencarkan promosi untuk lelang perhiasan melalui bazaar sejak Agustus lalu. Khusus periode ini Pegadaian menambah fasilitas diskon, sehingga untuk bazaar Desember ini omzetnya mencapai Rp 1,150 miliar.
“Omzetnya jauh meningkat ketimbang November lalu yang berada di angka Rp 930 juta. Padahal, pada bazaar yang berlangsung 12-14 Desember lalu, hanya ada 7 kantor Pegadaian yang berpartisipasi,” ungkap Kepala Pegadaian Cabang Malang Kota, Siswuriyanto.
Menurut pria yang kerap disapa Sis ini, untuk empat kali bazaar sebelumnya ada 9-10 cabang yang turut serta. Namun di bulan ini 3 kantor Pegadaian berhalangan hadir, tetapi hasilnya justru lebih bagus.
“Sebelumnya memang sepi, sehingga beberapa kantor yang tidak berpartisipasi kini memiliki pertimbangan tersendiri. Tapi bulan ini malah meningkat omzetnya di atas Rp 200 juta,” bebernya kepada Malang Post.
Hasil tersebut sebenarnya di luar prediksi, sebab trend masyarakat berburu emas sebelumnya cenderung lebih rendah. Hanya saja begitu bazaar berakhir, justru terjadi peningkatan di atas 20 persen.
Sis memperkirakan, salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya animo masyarakat berburu emas di Pegadaian pada bulan ini karena adanya diskon mencapai 6 persen. Besaran diskonnya tergantung dari masing-masing Pegadaian. Sebab, setiap kantor cabang sudah memiliki jatah dalam memberi diskon.
“Di Pegadaian Cabang Malang Kota jatahnya Rp 160 juta per bulan. Program ini sudah berjalan sejak November lalu. Setiap kantor bisa mengatur sendiri jumlah diskonnya, jika jumlahnya menipis maka diskonnya kecil. Mungkin ini menjadi daya tarik bagi mereka,” papar dia panjang lebar.
Masih menurut dia, bazaar yang terjadi di pertengahan bulan tersebut merupakan bazaar terakhir di tahun ini. Tetapi dia belum berani menjamin ada bazaar serupa di tahun depan. (ley/fia)