Matahari Kejar Pendapatan Rp 14 Miliar

MALANG – Matahari Department Store Matos dipastikan akan bekerja ekstra keras untuk mengatrol penjualan. Pasalnya, bulan ini, jaringan retail milik Lippo Group tesebut menargetkan penjualan bisa mencapai Rp 14 miliar.
“Bulan ini target Rp 14 miliar. Tahun ini, targetnya Rp 97 miliar. Untuk target bulan ini kurang 4 persen, sedangkan target tahunan sudah tercapai 104 persen,” rinci Supervisor Area Matahari Department Store Matos, Taat Setiawan.
Taat mengatakan, untuk menggenjot penjualan, Matahari Matos menggelar berbagai cara. Mulai dari rutin mengadakan midnight sale, yaitu memperpanjang jam operasional di malam hari, hingga membuka garage sale, yaitu penjualan ekstra di pagi hari mulai pukul 06.30 hingga 09.30 di halaman Matos.
“Garage sale baru digelar pada Natal kali ini. Di Desember, sudah digelar empat kali. Rencananya Sabtu dan Minggu besok akan kembali dilaksanakan,” urai Taat.
Ia menuturkan, program garage sale memberikan kontribusi yang tak sedikit. Kendati melalui acara tersebut, Matahari harus rela memangkas margin. Taat mengilustrasikan, jika di garage sale mampu menjual Rp 100 juta, maka revenue yang didapat hanya Rp 25 juta. Padahal, pada kondisi normal, revenue bisa lebih dari 50 persen.
“Dari empat garage sale yang digelar, hasilnya Rp 200 jutaan sekali pelaksanaan. Cukup bagus untuk mengurangi produk aging (lama) yang ada. Sebab diskon yang diberikan memang besar, hingga 75 persen,’ imbuhnya.
Taat melanjutkan, garage sale tersebut untuk saat ini hanya digelar untuk produk-produk reguler, sedangkan fashion item tematik Natal hingga saat ini masih dipasarkan dengan harga dan diskon normal.
“Jika berkaca dari tahun lalu, harusnya ada promo diskon ekstra sejak H-2. Namun tahun ini, sampai sekarang belum ada tanda-tanda promo tambahan produk Natal. Mungkin setelah tanggal 26 Desember,” paparnya.
Produk Natal sendiri, lanjut Taat telah didatangkan sejak November lalu. Komposisinya mencapai 10 persen dari produk reguler. Kendati demikian, hingga saat ini, dari 10 persen tersebut, yang terdistriusikan ke konsumen baru 50 persen.
“Stok produk Natal masih banyak. Entah kenapa penjualan tahun ini untuk produk tematik tak terlalu moncer, padahal Matahari Matos sejatinya adalah toko Natal,” paparnya.
Selain perpanjangan jam operasional, Matahari Matos juga memberikanbanyak program, salahs atunya adalah belanja Rp 500 ribu berhadiah langsung voucher belanja Rp 50 ribu.
“Voucher berfuingsi sama dengan uang. Bisa dipakai untuk membeli tanpa minimal pembelian dan all item,” pungkasnya. (fia)