Harga Mobil Baru Direvisi Tahun Depan

MALANG – Semester kedua menjadi periode yang cukup berat bagi pelaku bisnis otomotif. Pelemahan rupiah membuat harga kendaraan mengalami perubahan, belum lagi keberadaan Low Cost Green Car (LCGC) yang membuat pelaku otomotif level dua harus membuat kebijakan strategis agar segmen tidak terambil oleh mobil-mobil murah tersebut.
Salah satu brand otomotif yang kinerjanya menurun di semester kedua adalah Hyundai. Pabrikan mobil yang berbasis di Korea Selatan ini mencatatkan angka penjualan hanya 50 persen jika dibandingkan dengan semester pertama 2013.
“Penurunan penjualan ini disebabkan oleh adanya mobil-mobil LCGC yang jauh lebih murah, sehingga banyak konsumen yang lari ke sana,” terang Operation Manager PT Gatra Perdanaputra, Reza Prabawa Wijaya.
Kendati semester kedua di tahun ini tak terlalu bagus, Reza mengatakan, tahun depan kemungkinan penjualan akan membaik. Pasalnya, dealer akan melakukan penyesuaian harga dengan dolar yang saat ini Rp 12 ribu, sehingga Hyundai bisa bersaing kembali di pasar otomotif.
“Tahun depan setidaknya ada tiga produk yang akan dirilis Hyundai, di sisi lain, konsumen juga tahu kualitas dari produk LCGC, jadi tahun depan sepertnya penjualan Hyundai minimal akan bisa menyamai semester pertama tahun ini,” urai dia panjang lebar.
Dikonfirmasi di tempat terpisah, Sales Counter Lady PT Mayangsari Berlian Motor, Dewi Sri menjelaskan akhir tahun menjadi momen bagi bisnis kendaraan bermotor untuk mengejar target penjualan.
Mitsubishi sendiri berusaha mengejar penjualan melalui produk city car, Mirage.
Mobil berkapasitas mesin 1500 CC ini dijual dengan harga mulai Rp 156 juta hingga Rp 177 juta. Untuk mendongkrak penjualan, dealer memberikan cash back dan hadiah langsung.
“Jika bertransaksi selama pameran, ada hadiah langsung berupa smartphone Samsung Galaxy Fame. Ada juga cash back Rp 15 juta. Itu adalah potongan reguler, jika memang berniat beli, bisa ada tambahan potongan sekitar Rp 5 jutaan. Jadi total cash back bisa Rp 20 juta,” urai dia panjang lebar.
Mirage sendiri merupakan produk Mitsubishi yang menyasar pengguna perkotaan. Bentuk yang tak terlalu besar membuat mobil ini banyak disuka oleh pengguna usia muda baik mahasiswa maupun keluarga muda.
Ia menambahkan, untuk menyesuaikan dengan kurs Rupiah terhadap Dolar. Maka pabrikan ini berencana untuk menaikkan harga Mirage sekitar Rp 5 juta di tahun depan.”Untuk saat ini, masih pakai harga lama. Tahun depan rencananya naik sekita Rp 5 juta,” pungkas Dewi. (fia)