Pedagang Daging dan Ikan Mulai Ramai Order Tahun Baru

MALANG – Pedagang ikan segar dan daging mulai mengantisipasi tingginya permintaan dari masyarakat di malam tahun baru. Efektif mulai kemarin (29/12), beberapa pedagang sudah menerima sejumlah pesanan, dan bersiap meningkatkan stok untuk dua hari ke depan.
Pedagang ikan segar di Pasar Besar Malang, Sukir menyampaikan, mulai hari ini sudah menyiapkan stok tambahan. Sukir mengakui untuk ikan air tawar khususnya, pasokan sudah lebih banyak mencapai 2 kali lipat untuk mengantisipasi permintaan masyarakat.
“Untuk menyambut malam tahun baru sudah siap stok tambahan. Kalau ikan air tawar malah sudah disiapkan sejak tiga hari terakhir,” ujarnya kemarin.
Beberapa ikan yang menjadi favorit masyarakat untuk menyambut malam pergantian tahun seperti ikan mujaer, patin, bandeng dan lele. Menurutnya, ikan tersebut masih dalam harga yang terjangkau bagi semua kalangan. Ada satu lagi yang jadi favorit, yakni ikan gurami, tapi lebih cocok untuk masakan bersama keluarga.
“Mujaer ini biasanya untuk acara bakar ikan anak muda yang hendak menghabiskan akhir tahun. Menu tambahan biasanya menggunakan bandeng, lele atau patin. Sementara gurami konsumennya memang lebih sedikit, hanya kalangan tertentu saja,” papar dia panjang lebar.
Dia mengakui, untuk hari ini stoknya sudah bertambah mencapai 3 kali lipat, berkaca dari penjualan di tahun lalu. Bila rata-rata normal penjualan mencapai 20 kilo per jenis ikan, maka pada momen spesial ini bisa mencapai 50 kilo per jenis ikan. Sehingga tidak heran bila pedagang mempersiapkan jumlah lebih, khususnya tanggal 30-31 Desember.
Hal tersebut juga diakui oleh pedagang daging sapi di PBM, H. Djazuli. Dia menuturkan, normalnya penjualan mencapai 40 kilogram per hari. Dia menambah stok dua kali lipat mulai hari ini, dan beberapa diantaranya sudah menjadi pesanan.
“Hotel dan catering sudah mulai memesan seminggu terakhir. Namun untuk tahun ini peningkatan targetnya hanya dua kali lipat saja,” paparnya kepada Malang Post. Menurutnya, dia masih menunggu ramainya permintaan pada H-2 tahun baru untuk menentukan jumlah stok selanjutnya.
Tidak jauh berbeda juga dilakukan oleh pedagang daging ayam broiler. Abdul Kodir mengakui sudah mulai mendapatkan pesanan dari beberapa pelanggannya. Rata-rata digunakan untuk tanggal 31 Desember untuk makan malam bersama keluarga, dan beberapa di tanggal 1 Januari. Menurut Kodir, dari normalnya penjualan daging ayam 70 kilogram per hari, mulai hari ini dia menyiapkan stok mencapai 150 kilogram.
“Dua kali lipat meningkat untuk stok, tetapi beberapa belum dipotong, baru begitu stok menipis memotong lagi,” tandas dia. (ley/fia)