IHSG Menghijau di Penghujung Tahun

MALANG – Hari terakhir perdagangan saham di tahun 2013 ini mencatatkan angka yang positif. Sebab Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat ditutup melesat 61,20 poin dan menjadi catatan bagus menutup pasar saham tahun ini.
“Sejak pembukaan perdagangan memang sudah terlihat bagus. Pagi hari sudah naik 27 poin, dan terus berlanjut hingga penutupan di sore hari,” ujar Equity Sales PT SucorInvest Malang, Agus Priyono.
Dia menyebutkan, perdagangan ditutup pada level 4274,18 poin. Sementara sehari sebelumnya posisinya pada level 4214 poin. Kenaikkannya tercatan mencapai 1,45 persen.
Menurutnya, perdagangan di akhir tahun 2013 ini tertolong dengan membaiknya saham unggulan dari sektor perbankan. Sebut saja BRI, BTN, dan Mandiri. Beberapa emiten lain yang juga hijau posisinya seperti Telkom dan ASRI.
“Saham-saham unggulan menjadi sasaran aksi beli dari investor. Aksi seperti ini jarang terjadi dalam kurun sebulan terakhir,” bebernya kepada Malang Post.
Dia menyebutkan untuk emiten yang mencatatkan sahamnya di zona merah seperti BEST, TOTL, dan Borneo. Secara keseluruhan, rekapitulasi perdagangan kemarin transaksi mencapai Rp 2,7 triliun. Sebanyak 179 emiten sahamnya menguat, 99 emiten mengalami penurunan dan 105 emiten yang berada pada posisi stagnan.
Menurut Agus, positifnya pasar saham tersebut disebabkan persiapan Januari Effect, yang mana trend awal tahun beberapa saham mengalami kenaikan. “Umumnya di awal tahun saham mengalami kenaikan harga. Sehingga trend penutupan kini aksi borong saham unggulan, tetapi masih belum maksimal. Masih banyak yang menunggu keadaan mengenai perubahan fraksi harga serta jumlah lot yang berlaku awal Januari ini,” urai dia panjang lebar.
Secara total, penutupan pasar saham di tahun 2013 ini masih kurang bagus ketimbang penutupan tahun 2012. Bursa menurun 0,98 persen, sebab akhir tahun lalu pada level 4316 poin. Bahkan, pada pertengahan tahun ini sempat mencapai level tertinggi di level 5214 poin pada bulan Mei.
Sementara itu posisi Rupiah kemarin ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Nilai tukar menjadi Rp 12.250 per dolar AS, menguat ketimbang posisi pada penutupan sehari sebelumnya di Rp 12.275 per dolar AS. (ley/fia)