Makin Berasa Tradisional Sambut Tahun Baru

MALANG – Restoran tidak ketinggalan menggelar acara spesial untuk menyambut tahun 2014. Salah satunya, Taman Indie Resto yang siap menggelar acara bertema Malang Tempo Dulu.

“Acaranya masih menyesuaikan konsep resto, yakni tradisional. Malam tahun baru ini akan semakin kuat dengan tiga lokasi bernuansa jaman dulu. Konsepnya perpaduan tema selama malam tahun baru tiga tahun terakhir,” ungkap Koordinator Marketing , PT Araya Megah Abadi Golf, Ruruh Dwi Wahyuni.

Rinciannya, di area depan nuansa kolonial berupa bangunan tua akan menyambut tamu resto. Beberapa titik kolonial ini mulai dari tempat parkir hingga di depan lobi resto. Berlanjut di konsep kedua yakni pasar rakyat. Pada bagian ini, tamu resto benar-benar merasakan sajian tempo dulu mengenai jajanan dan aksesoris jaman dulu.

“Jajanan seperti gulali atau arbanat akan di temukan di lokasi kedua yang meliputi area Bale. Konsepnya berupa pasar rakyat yang ada di Kota Malang ini. Seperti Pasar Klojen, Pasar Tawangmangu hingga Pasar Gadang,” beber Ruruh.

Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk menunjang area kedua ini, terdapat gubug yang menjadi lokais untuk berjualan jajanan tersebut. Sementara di depannya merupakan area makan bagi yang hendak memesan menu. Jadi, tamu resto bisa memilih menu apa di area pasar mana untuk menikmati malam pergantian tersebut.

Sedangkan untuk konsep ketiga berupa pasar apung. Tempatnya berada di bagian bawah resto, yang lokasinya merupakan aliran sungai. Sehingga tamu bisa merasakan berbelanja di atas air seperti yang terjadi di Kalimantan.

Untuk menu, Taman Indie masih tetap mengandalkan menu dari daerah-daerah di Indonesia. Misalnya Nasi Timbel Mangkunegaran, Nasi Gudeg, Ayam Betutu  dan Ayam Penyet Bakar. Lalu masih ada menu andalan seperti Bakmi Anglo dan Sop Buntut Taman Indie. Masih ada pula aneka kremesan serta menu paling sederhana seperti nasi goreng. Sebab menu demikian ini yang memang menjadi buruan tamu resto.

Masih menurut perempuan ramah ini, untuk mengikuti acara cukup dengan reservasi sebelum malam tahun baru. Biayanya Rp 50 ribu yang nantinya akan ditukar begitu memasuki area resto dengan uang tempo dulu. “Nanti kami tukar dengan uang jaman dulu yang bisa dikenakan berbelanja jajanan di resto,” pungkasnya. (ley)