Telkom-BTN Hadirkan Rumah Digital

MENGUNTUNGKAN KONSUMEN: M. Adrian Syahbandi A (tiga dari kiri) dan  Edwin Aristiawan (tiga dari kanan) bersama para developer di Malang saat penandatanganan MOU Rumah Digital.

MALANG -  Menutup tahun 2013, PT Telkom Indonesia dan BTN membuat kerjasama yang cukup memanjakan konsumen melalui program home solution ‘Rumah Digital’. Masyarakat yang membeli rumah melalui KPR BTN akan langsung mendapatkan layanan ICT (information, communication and technologies) dari Telkom yang dilengkapi Speedy, telepon rumah, IPTV (Usee TV Cable), Speedy monitoring, home automation dan layanan lainnya.
Di Malang, masyarakat bisa mendapatkan layanan ini untuk pembelian unit rumah dan apartemen di Villa Bukit Tidar, Apartemen Sukarno Hatta, Perumahan Patraland, Perumahan Tirtasani, Perumahan Mutiara Jingga dan d’Wiga. “Untuk 2014 nanti, akan semakin banyak developer dan perumahan yang bekerjasama dalam program ini,” kata Kepala Cabang BTN Malang M. Adrian Syahbandi A, kepada Malang Post.
Program ini, lanjut Adrian, tidak hanya memberikan banyak benefit untuk konsumen namun juga BTN. Apalagi sinergi ini baru dimiliki KPR BTN, sehingga memberikan nilai unggul dibandingkan program dari bank lain. “Sinergi ini cukup menguntungkan kedua belah pihak. Kami juga berharap adanya program Rumah Digital ini bisa meningkatkan fee based income BTN. Saat fee based income naik secara signifikan efeknya luar biasa, manfaat besarnya juga akan dirasakan oleh nasabah. Sebab bisa menurunkan suku bunga KPR, karena tidak lagi dibiayai dari simpanan nasabah,” urainya.
Sementara itu, General Manager PT Telkom Indonesia Witel Jatim Selatan, Edwin Aristiawan mengatakan, sinergi Telkom-BTN ini merupakan program nasional setelah melihat kebutuhan masyarakat terhadap teknologi semakin meningkat di era digital ini. “Kami menggandeng BTN karena sudah terbukti sebagai market leader untuk KPR bersubsidi dan merupakan bank yang fokus pada perumahan. Melalui sinergi ini, kami bisa langsung menghadirkan produk kepada pelanggan, sekaligus memotong birokrasi pelayanan,” katanya.
Edwin menambahkan, Telkom menggunakan fiber optik dalam Rumah Digital sehingga menjamin kecepatan akses yang memang dibutuhkan oleh pelanggan. Ia menegaskan, konsep rumah ini adalah rumah modern, sehingga pelanggan akan langsung mendapati layanan telepon, internet, music online, anti virus, home monitoring hingga home automation saat masuk rumah untuk pertama kali.
“Ini yang saya katakana memotong birokrasi pelayanan. Saat konsumen membeli rumah dan memilih paket bundling Rumah Digital yang ditawarkan, maka ia tak perlu lagi mengurus pemasangan ke Telkom,” kata Edwin.
Melihat kebutuhan masyarakat saat ini, Edwin memprediksi layanan home monitoring dan home automation akan sangat diminati oleh masyarakat. Melalui home monitoring, akan dipasang CCTV yang tersambung di laptop dan gadget, sehingga pemilik rumah bisa memonitor kondisi dan keamanan rumahnya, kapanpun dari manapun. Layanan ini, lanjutnya, juga sangat cocok bagi orang tua yang membelikan rumah untuk anaknya yang bersekolah atau kuliah di Malang. Mereka tetap bisa memonitor, meski tidak tinggal bersama dengan buah hati. Sedangkan untuk home automation, memudahkan pemilik rumah untuk mengontrol pemakaian alat elektronik lain. Edwin mencontohkan, saat konsumen lupa mematikan AC di rumah, ia pun bisa mematikannya melalui gadget.  
“Dulu, masyarakat Indonesia mungkin hanya melihat konsep rumah modern ini di film, sekarang mereka bisa memilikinya sendiri dan Telkom siap menghadirkannya sesuai permintaan konsumen,” tandas pria ramah ini.(han)