Ridu Seafood Belitung

MALANG – Dua tahun sudah perempuan bernama lengkap Rizky Dwi Utami tinggal di Kota Malang. Gadis asal Tanjung Pandan, Belitung ini mengaku betah, kecuali satu hal mengenai kuliner yang jauh berbeda dengan kebiasaan dia sebelumnya.
“Secara suasana untuk Kota Malang membuat nyaman karena orangnya menyenangkan. Begitu pula cuaca yang jauh lebih sejuk daripada di tempat kelahiran saya. Yang saya rindukan dari Belitung hanya mengenai masakan,” ujarnya.
Menurut perempuan yang kini bekerja sebagai GM Secretary Hotel Sahid Montana tersebut, sejak kecil dia menggemari masakan laut yang memang gampang didapatkan di Belitung. Sehingga kebiasaan tersebut terbawa hingga dewasa, dimana Dwi cenderung menggemari jenis masakan laut.
“Terutama ikan segar, yang didapatkan langsung dari lautan. Kalaupun ada di Malang, masih terasa kurang pas,” beber dia kepada Malang Post.
Kerinduan dengan masakan ikan segar khas Belitung ini semakin menguat, sebab di Malang dia lebih sering melihat menu yang berhubungan dengan sayuran. Salah satu menu yang paling dia hindari. Menurutnya, sayur memang tidak begitu disukai yang justru kini kerap dia temui.
“Kalau mengonsumsi ikan laut atau ikan air tawar segar terus ya bisa bolong isi dompet, karena harga di resto pasti mahal. Mengolah sendiri jarang-jarang,” tegas mahasiswa Unisma ini
Sehingga, begitu lidahnya merindukan masakan tersebut salah satu solusinya mencari resto yang menyediakan masakan laut, terutama berjenis ikan segar. Hanya saat tertentu saja, ketika benar-benar kangen tidak bisa ditahan.
“Jika terus menerus selain harganya mahal, bisa semakin gemuk nanti. Ini saja berat sudah jauh meningkat dari pada waktu pertama datang di Kota Malang,” pungkas dia. (ley/fia)