Minum Kopi Ditemani Sosis Jumbo

MALANG – Sejak sebulan terakhir, terdapat satu tempat tongkrongan baru bagi anak-anak muda di Kota Malang. Omah Coffee yang berada di Jalan Suropati menawarkan konsep tongkrongan klasik nan artistik, dan mengandalkan sosis jumbo sebagai salah satu menu andalannya.
Omah Coffee sudah mulai beroperasi 1 Desember tahun lalu.
“Setelah ujicoba beroperasi, grand opening berlangsung 20 Desember, dan mengundang salah satu artis ibukota,” terang Supervisor Omah Coffee Malang, Gareth Taslim.
Dia mengungkapkan, untuk makanan menawarkan menu yang sedikit berbeda. Yakni sosis berukuran besar, dengan diameter mencapai 6 cm. Sementara panjangnya mencapai 18 cm. “Sosisnya impor dan untuk rasa bisa dijamin. Penyajiannya dengan plate seperti steak. Pilihannya bisa sosis ayam, sosis domba muda dan sosis sapi muda,” tegas dia kepada Malang Post.
Untuk melengkapi menu, steak menjadi salah satu pendamping bagi pengunjung Omah Coffee. Menu makanan tersedia mulai Rp 8000 sedangkan untuk makanan mulai Rp 5000.
Sementara untuk minuman, memang tidak memiliki perbedaan dengan tempat nongkrong lainnya. Aneka espresso, chocholate, hingga ice blended menjadi pilihan. Untuk minuman kopi, meliputi Sidikalang, Bali Arabica, Toraja Kalusi, Arabica Gayo dan Flores Arabica.
“Pada bagian espresso, kami sajikan dengan nama sesuai pengorder,” tegas dia.
Gareth menuturkan, untuk interior Omah Coffee mengangkat tema artistik dan cenderung klasik. Properti meja dan kursi kayu dibiarkan tampil alami dengan warna asli. Pada bagian dinding, terdapat properti berupa roda sepeda. Selain itu ada juga sepeda ditempelkan di salah satu jendela. Agar nampak segar, perpaduan dedaunan terdapat di beberapa sudut lain.
“Kesannya tetap artistik, dan warna hijau dari properti dedaunan agar terasa segar. Sehingga tamu merasa betah,” papar Gareth.
Omah Coffee beroperasi mulai dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. “Namun kedepannya bisa lebih malam, bila melihat perkembangan tamu cenderung berdatangan ketika sudah di atas pukul tujuh malam,” pungkas dia. (ley/fia)