Revo Generasi PGM-FI Hadir di Malang

MALANG - Awal tahun 2014 ini PT Astra Honda Motor (AHM) membuktikan janjinya di tahun 2013 dimana semua produknya akan ramah lingkungan. Berangsur-angsur produknya yang belum menggunakan teknologi Fuel Injection (FI) telah diupgrade. Paling awal, Honda meluncurkan motor bebek di kelas entry level, yakni New Revo FI di minggu kedua tahun ini.
Promotion Head Mitra Pinastika Mulia (MPM) Malang-Blitar, Johnsen menuturkan, AHM telah mengenalkan seri terbaru ini di Jakarta Kamis (9/1) lalu. "Setelah di Jakarta, di daerah segera tersedia unitnya. Begitu pula di Malang," tuturnya.
Di Malang Raya sendiri, mulai hari ini unit New Revo FI sudah bisa ditemukan di dealer. "Yang jelas pekan ini sudah bisa dilihat unitnya bila customer penasaran dengan perubahan yang kami tawarkan," terang Johnsen kepada Malang Post.
New Revo FI ini sebagai kelanjutan dalam usaha mewujudkan motor ramah lingkungan di Indonesia. Selain tampilannya yang baru, mesinnya sudah menggunakan teknologi injeksi khas Honda, PGM-FI.
Desain baru dari New Honda Revo FI hadir langsung terlihat pada sisi body dan striping yang lebih ramping, plus garis bodi tajam. Wajah depan lebih sporty dengan pengaplikasian lampu utama yang lebih kecil serta posisi winker diletakkan terpisah pada bagian depan.
"Perubahan diberikan pada desain yang baru dan mengaplikasikan FI sistem yang sudah lolos Euro3 serta tampilan jadi lebih ramping. Konsep desainnya Sharp, Slim dan Fresh," rincinya.
Honda Revo selama ini terkenal sebagai tulang punggung penjualan Honda di segmen bebek atau cub. Revo punya keunggulan mesin 4 tak 110 cc yang irit. Bila kini dengan teknologi terbaru, selain lebih irit lagi pastinya semakin menarik dengan kesan sporty yang makin kuat.
Untuk informasi, Honda Revo pertama kali diluncurkan pada tahun 2007. Generasi kedua hadir di tahun 2009 dengan nama Absolote Revo R, pada 2011 New Absolute Revo, berlanjut di 2012 New Absolute Revo dengan mesin EFT dan berhasil terjual sebanyak 4 juta unit di seluruh Indonesia.
"Sedangkan di Malang, tahun 2013 lalu Revo menempati urutan pertama penjualan seri cub (bebek). Untuk total share Honda, di bawah Beat, Vario, seri sport, dan baru Revo. Tahun ini optimis bisa meningkat 20 persen ketimbang sales 2013," papar dia panjang lebar.
New Revo FI memiliki beberapa varian yaitu Revo CW (pelek palang), Revo SW (pelek jeruji) dan Revo Fit. Bandrol harganya mulai Rp 12 jutaan. "Naiknya tidak terlalu banyak, sekitar Rp 600 ribu dibanding seri sebelumnya, sesuai varian masing-masing," imbuh Johsen. (ley/fia)

Irit Jadi Pertimbangan Utama
Irit menjadi kata kunci Revo menjadi backbone penjualan di segmen cub alias bebek. Keiritan motor berpersneling itu pun dibuktikan oleh sejumlah loyalis Honda yang tersebar di Malang.
Ester Desi Mutiara, Administrasi Bina Avia Persada Malang salah satunya, ia menegaskan Revo yang dikendarainya cocok untuk perjalanan saat pulang pergi dari rumah ke tempat kerja yang memang jaraknya relative jauh.
"Dari dulu memang keluarga saya suka dengan merek Honda. Selain terkenal tangguh, irit, spare partnya gampang dan yang pasti tahan lama. Bahkan, selama 3 tahun saya sudah menggunakan Revo untuk keperluan pekerjaan, ya benar-benar menguntungkan karena BBM nya irit,” urai dia panjang lebar.
Kondisi yang tak jauh beda juga diungkapkan oleh Juni Antoko, pria yang bekerja sebagai bartender ini memilih Revo untuk perjalanan jarak jauh. Konsumsi BBM yang irit membuatnya tak terlalu sering mampir mengisi tanki bensin.
"Di rumah ada 3 sepeda motor, dan semua tipe Honda. Bila bepergian jarak jauh dan juga membonceng, saya memilih menggunakan Revo. Iritnya itu yang menjadi idola, sehingga saya percaya dengan Revo untuk jarak jauh,” ucapnya mantap.
Juni menambahkan, jika ada seri terbaru yang telah disempurnakan dengan PGM-FI, ia berencana untuk tukar tambah dengan Revo generasi lama miliknya. pasalnya, PGM-FI terbukti membuat sistem pembakaran lebih efektif sehingga menghemat konsumsi BBM.
“Tinggal melihat harga, jika cocok mungkin motor (Revo) yang lama mau saya tukar tambah dengan yang baru,” pungkas Juni sembari tersenyum. (ley/fia)