Penjual Buah Nikmati Berkah Maulid Nabi

MALANG – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada hari ini meningkatkan penjualan buah segar di pasaran. Tercatat, rata-rata penjualan pedagang meningkat dua kali lipat pada Senin (13/1) kemarin sehingga menjadi berkah bagi pedagang di awal tahun ini.
Pedagang Buah Segar di Pasar Buah Gadang, Harsono menyebutkan penjualan buahnya meningkat, baik buah lokal maupun impor. Bahkan beberapa item meningkat 100 persen. “Untuk jeruk impor, apel dan melon yang paling besar jumlah penjualannya,” sebutnya.
Menurut dia, sejak sepekan terakhir memang sudah ada permintaan dari masyarakat yang memesan buah untuk malam Maulid. Sehingga dia mengakui meningkatkan stok mencapai 2 kali lipat, dan beberapa item favorit seperti jeruk ponkam, pear dan apel fuji mencapai 3 kali lipat.
“Biasanya dalam sehari untuk jeruk dan apel bisa terjual mencapai 80-100 kg. Tiga hari terakhir ini menjual di atas 200 kg per jenis apel dan jeruk. Padahal harganya juga mahal, jeruk saja Rp 20 ribu per kg, sedangkan apel fuji Rp 25 ribu per kg,” bebernya kepada Malang Post. Sedangkan untuk buah lain yang juga meningkat seperti semangka, kelengkeng dan anggur merah.
Hal yang sama juga diakui pedagang di PBM Malang. Sujiani. Ia mengatakan, penjualannya rata-rata meningkat 50 persen. Misalnya buah naga, jeruk, pear dan apel. “Saat seperti ini memang menjadi berkah atau puncak penjualan bagi pedagang buah segar,” tegasnya.
Peningkatan penjualan ini juga berlaku di pasar modern. Store Manager Giant Supermarket Plaza Araya, Sungkowo mengakui, buah jeruk, pear dan apel paling kentara peningkatan salesnya, yakni mencapai 2 kali lipat. “Biasanya setiap hari, penjualan buah mencapai 60 kg per item. Namun kini bisa menembus 120 kg bahkan untuk jeruk ponkam ini menembus 150 kg Minggu kemarin,” ujar Sungkowo.
Untuk stok dia mengakui memang sudah meningkatkan kuantitas sejak 5 hari sebelum Maulid. Peningkatan tidak berani terlalu lama sebab buah segar jangka waktu bertahannya sekitar sepekan. “Rata-rata buah favorit kami tingkatkan 3 kali lipat stoknya, sementara yang lain 2 kali lipat, misalnya pisang, kelengkeng dan anggur merah,” tutur dia.
Tak hanya buah-buahan yang mengalami peningkatan penjualan, daging sapi dan ayam pun mengalami hal serupa. Pedagang Ayam Broiler di Pasar Besar Malang (PBM), Abdul Kodir, mengatakan penjualan meningkat 50 persen dalam dua hari terakhir.
Menurut dia, peningkatan ini terjadi karena adanya pesanan atau permintaan tambahan dari sejumlah langganan, terutama untuk selamatan ketika malam Maulid. Bila biasanya Kodir memotong sekitar 40 ekor dalam sehari, sejak akhir pekan lalu dia sudah menambah menjadi 60 ekor. Padahal secara harga juga naik dari harga normal.
“Alhamdulillah, meskipun harganya kini Rp 30 ribu per kg dari harga normal Rp 25 ribu per kg, penjualan meningkat. Padahal sebelumnya susah naik untuk jumlah penjualan, kecuali jelang Idul Fitri,” bebernya kepada Malang Post.
Sementara menurut Pedagang Daging Sapi di PBM, Hj. Umi Djazuli, penjualan meningkat khususnya Senin kemarin. Hingga siang hari dia sudah melewati jumlah penjualan di hari normal di kisaran 40 kg. “Tetapi tidak banyak, hari ini sudah hampir 60 kg,” ujarnya kemarin.(ley/fia)