Target Omzet Imlek Meningkat

MALANG – Momen Imlek sudah di depan mata. Salah satu pusat perbelanjaan, yakni Ramayana Department Store bersiap menyambutnya dengan meningkatkan beberapa stok yang biasa diburu oleh kalangan Chinesse. Selain itu, target omzet pun dipatok bertumbuh 20 persen selama Januari ini. Supervisor Ramayana Department Store, Ardianto Kurniawan mengungkapkan, omzet awal tahun ini dipatok meningkat, tetapi tidak terlalu besar. “Memang harus meningkat targetnya dibanding dengan bulan normal tanpa ada event. Di kisaran Rp 2 miliar,” ungkapnya.
Normalnya, kata dia, target omzet Ramayana di kisaran Rp 9 miliar.
Bila ada event bisa meningkat berkali lipat. Namun khusus untuk Imlek hanya mematok di angka Rp 11 miliar baik di sisi fashion maupun supermarket. Penyebab utamanya, persediaan barang untuk menyambutnya juga terbatas. “Ramayana tidak meningkatkan stok. Hanya dengan memutar barang yang dijadikan stok. Misalnya untuk produk fashion seperti busana, bila biasanya persediaan lebih umum, selama Januari ini lebih ke penonjolan warna merah dan emas, serta motif Naga. Itu yang menjadi ciri khas Imlek,” bebernya panjang lebar.
Untuk menyiasati stok barang agar sesuai tema, barang retur ditukar dengan stok Imlek. Hal tersebut dilakukan sejak Desember 2013 lalu, pasalnya Imlek tahun ini berlangsung akhir Januari. Sehingga sejak 3 Januari lalu, Ramayana sudah dipenuhi dengan tema Imlek. Baik dekorasi dan isi store. “Maksimal barang retur sekitar 10 persen dari stok store. Jumlah ini pun tidak seluruhnya ditukar dengan item bertema Imlek,” imbuh dia. Selain itu, untuk menyambut Imlek peningkatan juga terjadi di Supermarket pada bagian buah segar.
Stok untuk buah naga, jeruk shantang, dan jeruk ponkam akan digelontorkan sepekan jelang Imlek. Pada bagian buah ini, peningkatan stok lebih banyak, mencapai 30 persen, pasalnya juga berbarengan dengan peringatan Maulid Nabi SAW.  “Hitungannya kan per bulan. Untuk omzetnya di bagian buah segar ini harus meningkat dengan adanya dua hari besar tersebut,” tegas Ardi, sapaan akrabnya.
Dia optimis untuk target Januari ini. Salah satu alasannya, hingga minggu kedua bulan ini realisasinya sudah melebihi separuh dari target, yakni di kisaran 67 persen. Bahkan dia optimis akan mencapai 110 persen. Masih menurut dia, selain meningkatkan target omzet, Ramayana juga menggelar promo ‘Lucky Angapao’ setiap Jumat, Sabtu dan Minggu. Pembelanjaan dengan jumlah tertentu, customer berhak menukarnya dengan mengambil angpao di pohon Angpao yang menawarkan hadiah utama berupa tablet. Hiasan ini juga memperkuat suasana Imlek yang akan berlangsung 31 Januari mendatang. (ley/mar)