Subaru Andalkan All New Forester di 2014

MALANG – PT Motor Image Indonesia, Authorized Dealer Subaru Malang menyambut tahun 2014 ini dengan seri terbaru dari Forester. Mobil bermesin boxer yang dikenalkan medio September 2013 ini disiapkan mendampingi Subaru XV sebagai andalan untuk membidik pasar otomotif di Kota Malang.
Sales Manager Subaru Malang, Diot Wahyu mengakui tahun ini masih mengandalkan seri Subaru XV, yang mana sejak pertama kali membuka pasar di Malang tipe tersebut selalu menjadi backbone penjualan di kota pendidikan ini.
“Sejak kami buka show room Agustus tahun lalu, Subaru XV mendominasi penjualan, mencapai 50 persen selama 5 bulan terakhir. Namun dengan siapnya Forester untuk ikut membidik market di Malang, malah semakin bagus, ” ujarnya.
Menurut dia, Subaru optimis dengan seri keempat dari Forester pada tahun 2014 ini. Pasalnya, All New Forester ini merupakan salah satu seri sport utility vehicle (SUV) terbaik pabrikan asal Jepang ini. Selama ini, penjualan Forester juga mendominasi di Surabaya dan Jakarta.
Sebagai bukti, Forester ini selalu diupgrade, sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan pada masanya. Untuk upgrade paling baru, All New Forester kini juga menjadi salah satu seri Subaru yang mengedepankan konsep lingkungan.
“Sekalipun berjenis mobil sport, efisiensi pembakaran terjamin sehingga mesinnya tidak boros bahan bakar. Sebab dari mesin 2500 cc kini diturunkan menjadi 2000 cc, namun kabinnya lebih luas dan nyaman,” terang Wahyu.
Selain itu pastinya lebih menyenangkan dengan peningkatan jangkauan torsi dan akselerasi yang lebih halus. Masih ditambah teknologi unik khas Subaru, teknologi Symmetrycal All Wheel Drive (AWD), yang memberikan rasa stabilitas dan memungkinkan untuk respon yang cepat terhadap kondisi jalan yang menantang.
Seri terbaru ini membidik golongan pemuda atau eksekutif yang menginginkan mobil sport dengan kualitas sempurna. Bandrolnya untuk di Malang mencapai Rp 513 juta. “Memang sasarannya menengah ke atas. Banyak customer dari kalangan pebisnis, dan itu yang sekarang kami bidik,” tegas dia.
Sementara itu, tahun 2013 lalu Subaru mencatatkan penjualan rata-rata di angka 10 unit per bulan. Menurut Wahyu memang masih belum sesuai target ketika pertama kali buka, yakni 15 unit. Salah satu penyebabnya, customer masih harus mengenal keberadaan show room juga produknya.
“Untuk tahun ini, targetnya average 15 unit per bulan harus tercapai. Targetnya masih sama, namun bila dilihat dari total sales, maka dipatok meningkat 50 persen. Salah satu caranya dengan lebih intens mengikuti pameran otomotif,” pungkasnya. (ley/fia)