Kalstar Terbang Akhir Januari

MALANG – Kalstar Aviation, akhirnya harus menunda kembali penerbangan perdana untuk Malang-Balikpapan, maupun sebaliknya. Sedianya, jadwal penerbangan dimulai hari ini. Namun karena masih terhambat perizinan, Kalstar harus menunggu untuk kedua kalinya.
Pjs Branch Manager Kalstar Aviation Malang, Joko Sudarsono menyampaikan, ternyata harus bersabar lagi untuk realisasi ekspansi Kalstar tersebut.
‘’Iya, ternyata melenceng lagi dari jadwal. Target kami setelah penundaan pertama dulu sebenarnya 17 Januari 2014 ini. Tapi ada permasalahan soal perizinan. Jadi ditunda lagi, hingga 30 Januari,’’ terangnya.
Menurut dia, untuk perizinan dari pengelola bandara di Malang, maupun Balikpapan sudah beres, dan siap untuk dikenakan untuk rute penerbangan baru bagi Kalstar ini. Saat ini tinggal kepastian dari pusat, yakni dari Mabes Angkatan Udara.
‘’Kami sudah coba cek dari dua bandara, untuk pengkajian kelayakan bandara hingga pesawat, sudah tidak ada masalah. Pengelola bandara juga sudah mengirimkan hasil kajian ke Mabes AU. Namun untuk keputusan kan harus terpusat. Ternyata itu yang belum keluar,’’ ujar Joko kepada Malang Post.
Bahkan karena penasaran, mengapa belum turun juga perizinan, Joko menyempatkan diri untuk melihat kesiapan di Balikpapan bersama manajemen Kalstar. Ternyata memang benar, sudah tidak ada masalah di tempat itu. Saat ini tinggal menunggu pemberitahuan resmi dari yang berwenang.
Dia mengakui, targetnya memang 17 Januari, sudah bisa terbang perdana. Tetapi Kalstar juga tidak bisa berbuat banyak, jika keputusannya harus bersabar lagi hingga akhirnya mematok akhir bulan ini. ‘’Semoga tanggal 30 Januari nanti sudah benar terealisasi, tidak ada penundaan lagi,’’ harapnya.
Terkait penundaan ini, Kalstar pun harus menjelaskan kepada agen tiket yang telah menjual tiket penerbangan mulai 17 Januari. Sejak Senin (13/1) lalu begitu tanda-tanda penundaan kembali terjadi,
Kalstar sudah memberitahukan ke agen tiket, agar dilanjutkan ke calon penumpang jika kemungkinan terburuk terjadi. Sebagai opsi ganti rugi bagi calon penumpang, ditawarkan untuk peralihan penerbangan via Surabaya.
‘’Itu opsi yang kami tawarkan. Sebelumnya agen juga memberikan penjelasan begitu ada calon penumpang yang tertarik begitu melihat promo adanya rute Malang-Balikpapan. Selain itu, opsi selanjutnya berupa pengembalian biaya pembelian tiket bila ternyata penumpangnya setuju,’’ papar Joko panjang lebar.
Terpisah, Kadisops Bandara Abd Saleh Malang, Kolonel Penerbang Zulfahmi membenarkan jika bandara Abd Saleh, tidak ada masalah dengan penerbangan Kalstar.
‘’Bila menyangkut kesiapan di Abd. Saleh tidak ada masalah. Begitu pula pemberitahuannya ke Mabes AU sudah per 8 Januari lalu. Kami tinggal menunggu jawaban saja. Bila deal, ya bisa terbang,’’ terang dia.
Zulfahmi melanjutkan, bila sudah diberitahu, pasti pengelola bandara juga tidak bingung begitu mendapat pertanyaan terkait kepastian maupun penundaan. ‘’Lebih tepatnya sekarang wait and see,’’ pungkas dia. (ley/avi)