Permintaan Buah Meningkat Jelang Imlek

MALANG – Pasar modern atau supermarket di Kota Malang mulai maksimal dalam menyiapkan stok buah segar untuk menyambut Tahun Baru Imlek yang berlangsung akhir bulan ini. Rata-rata Supermarket tersebut menyiapkan stok dua kali lipat, khususnya pada bagian buah seperti jeruk ponkam dan buah naga.
Sales Manager Carrefour Market Malang Blimbing, Ninik Indrawati mengungkapkan, untuk persiapan Imlek tahun ini peningkatan stok produk dilakukan bertahap. “Sejak minggu kedua bulan lalu sebenarnya stok sudah meningkat. Sebab jaraknya juga dekat dengan Maulid Nabi. Namun secara khusus untuk stok Imlek peningkatannya terasa mulai 20 Januari ini,” ungkapnya.

Menurut dia, selama seminggu ke depan ini peningkatan stok baru di angka 30 persen, dan begitu mendekati Imlek bisa mencapai 100 persen. “Untuk awal pekan ini sudah meningkat tetapi belum maksimal. Nanti begitu tanggal 27 Januari, pasti sudah 100 persen,” jelas Ninik.
Bila demikian, jika dalam sehari Carrefour biasa menjual buah seperti jeruk dikisaran 40 kg, maka di minggu ini menyiapkan stok di atas 60 kg per hari hingga akhir pekan nanti. Awal pekan depan, sudah mencapai 80 kg per hari untuk jeruk ponkam. Jumlah yang sama juga berlaku untuk jeruk lonkam, jeruk shantang dan juga buah naga.
“Yang jelas pekan depan target untuk empat buah utama ditambah apel dan buah pear di angka Rp 5 juta per item dalam sehari. Pencapaian yang sama ketika Maulid Nabi lalu,” imbuhnya.
Di tempat terpisah, Divisi Manager Hypermart Malang, Budi Errianto memaparkan,
untuk menyambut Imlek target divisi fresh pada bagian buah meningkat. “Lebih tepatnya untuk bulan Januari. Sebab ada dua momen besar yang berhimpitan, sehingga Hypermart menargetkan omzet naik 50 persen ketimbang bulan normal,” paparnya.
Menurut dia, tidak bisa target dipatok harian, karena item buah segar juga banyak. Sementara untuk momen Maulid Nabi dan Imlek, jenis buah segar yang menjadi buruan customer jelas berbeda. Sehingga, untuk buah impor seperti jeruk dan buah naga ini medio Januari omzetnya dipatok Rp 600 juta, sedangkan omzet normalnya Rp 400 juta.
Selain itu, untuk menandai momen Imlek, Hypermart siap dengan dekorasi di bagian buah segar, khususnya untuk item buah impor. “Jadi stoknya memang sudah mulai lebih banyak, dipadu dengan dekorasi khas Tahun Baru Cina,” imbuh Budi.
Hal yang sama juga berlaku di Giant Supermarket. Store Manager Giant Plaza Araya, Sungkowo mengakui sudah meningkatkan stok buah segar dalam rangka menyambut Imlek sebesar 50 persen. Dia mencontohkan, untuk jeruk ponkam misalnya, dalam 3 hari bisa menghabiskan 4 box berisi 100 kg.
“Dalam 3 hari sales jeruk mencapai 200 kg, maka untuk akhir pekan dan jelang Imlek rata-rata stoknya menjadi 300 kg untuk jangka waktu 3 hari,” papar dia panjang lebar. (ley/fia)