MOG Bidik Traffic Naik Dua Kali Lipat

MALANG – Pusat perbelanjaan Mall Olympic Garden (MOG) Malang mencoba merubah image dan tatanan di tahun 2014 ini. Manajemen mall tersebut mulai merombak beberapa lokasi tenant, termasuk dengan menargetkan tenant branded yang akan memenuhi Lantai 1, sehingga berpengaruh pada peningkatan traffic pengunjung.
Kepala Divisi Operasional MOG Malang, Edi Alexander menyampaikan, sejak awal tahun perubahan sudah terjadi. “Salah satu perubahan yang MOG tunjukkan dengan menambah hall yang nantinya berfungsi pula sebagai area pameran,” ujarnya.
Hall ini berada di bagian tengah mall lantai dasar, tepat di belakang Kafe Box. Area ini sebelumnya merupakan tempat open shop untuk produk fashion. Setelah dijadikan hall, open shop pun beralih ke Lanta1 2 sisi utara mall, tepat di utara STMJ Mang Jupri.
“Kami ingin memfokuskan beberapa titik bisnis. Open shop di Lantai 2, tenant branded di Lantai 1 dan pusat layanan seperti PMI, Samsat Corner dan perbankan di Lantai 2 juga. Tetapi pastinya bertahap, setelah masa sewa bisnis tersebut berakhir, baru ditawarkan dengan konsep baru mall,” papar dia panjang lebar.
Masih menurut dia, perubahan sudah mulai berjalan. Untuk itulah, tahun ini pun MOG menaikkan target traffic pengunjung, dari kisaran 12 ribu orang per hari menjadi 20 ribu orang per hari. Saat weekend, bisa mencapai dua kali lipat bahkan lebih, di kisaran 40 ribu orang. Salah satu cara menggapainya, dengan perbanyak even, serta memenuhi beberapa spot kosong untuk segera diisi tenant.
Selama ini, kunjungan di MOG masih belum begitu besar karena terbatasnya area pameran dan tenant yang masih sepi.  Hingga akhir tahun lalu, untuk menggelar semua pameran, mulai dari fashion, otomotif, meubeler dan hingga even khusus hanya berlangsung di Atirum yang berada di depan pintu masuk sisi selatan. Terbatasnya tempat tersebut membuat MOG hanya bisa menampung empat hingga enam pameran dalam sebulan. Kemudian, bila ada pameran, otomatis pameran lain tidak bisa diselenggarakan.
Mulai awal bulan lalu, tenant branded sudah bisa terlihat di Lantai 1. Misalnya saja Payless, Converse hingga Sketchers. “Untuk Payless dan Sport Station ini sejak awal Desember lalu malahan. Baru mulai awal Januari berlanjut ke Converse dan Skeetchers yang kualitasnya sudah diakui di dunia. Begitu pula pameran, ketika di Atrium ada pameran multi produk, di area yang baru juga berlangsung pameran buku,” tandas pria yang akrab disapa Alex ini.
Sementara itu, MOG juga menargetkan pertengahan tahun ini beberapa brand ternama lain mulai masuk. Menurutnya, dengan demikian masyarakat di Kota Malang dan luar kota akan mengetahui, bahwa mall yang berada di samping Stadion Gajayana ini menawarkan produk branded di dalamnya.
“Merubah image, dengan sasaran customer menengah ke atas, walaupun tidak meninggalkan golongan di bawahnya, serta traficnya meningkat dua kali lipat pastinya,” imbuh Alex. (ley/fia)