Klaim Miliki 2,14 Juta Pelanggan

MALANG POST – Kerasnya persaingan industri televisi berbayar (pay TV) memaksa PT MNC Sky Vision Tbk., mempertajam sistem penetrasi pasar. Meski mengklaim memiliki pelanggan aktif  2,14 juta per September 2013, MNC Sky terus melakukan road show dan menambah channel baru.
‘’Kami akan terus mendatangi dan mengunjungi masyarakat untuk menambah jumlah pelanggan.  Diantaranya kami akan mendatangi PAUD-PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) sebagai pangsa pasar baru,’’ kata Ramadhani, PR PT MNC Sky kepada wartawan di salah satu resto di Surabaya, akhir pekan lalu.
PT MNC Sky Tbk., yang dicatatkan di bursa dengan kode MSKY adalah salah satu produsen televisi berbayar milik Hary Tanoesudibjo dan dikendalikan adiknya Rudy Tanoesdibjo. Sekarang ini, produk MSKY antara lain Indovision, Okevision dan Top TV.
Dhani yang didampingi Ilyas Feryadi Branch manager Jatim, tidak menyebutkan berapa target perolehan pelanggan yang akan dicapainya selama 2014. Bahkan, klaim 2,14 juta pelanggan yang dimiliki tidak disebutkan secara detail komposisi perolehannya.
‘’Kami masih menunggu release dari pihak finance. Karena kami tidak bisa menyebarkan data dan angka-angka kalau data itu belum resmi sesuai aturan Bapepam (badan penanaman pasar modal),’’ ucap Dhani.
Kedatangan di Surabaya sendiri, ujar Dhani, dalam rangka road show di lima kota di Indonesia. Surabaya adalah kota kedua setelah Jakarta dan berikutnya akan mengunjungi Bandung, Jogjakarta dan berakhir di Pekanbaru.
‘’Sekarang ini, kami sudah memiliki 84 kantor cabang termasuk 9 kantor cabang utama.  Khusus di Jatim ada 11 kantor cabang dan sebentar lagi kita akan membuka satu lagi di Pacitan,’’ katanya dengan menyebutkan dalam road show dibarengi kegiatan hiburan untuk masyarakat setempat.
Ditambahkan dia, jumlah pelanggan MNSY adalah terbesar diantara pelanggan kompetitornya. Akumulasi angka 2,14 juta orang jika dibandingkan dengan populasi jumlah penduduk Indonesia baru sekitar 7 persen saja.
‘’Sekarang MNC Sky menguasai 73 persen pangsa pasar televisi berbayar. Dan itu baru sekitar 7 persen dari jumlah populasi penduduk. Kegiatan road show salah satunya untuk menambah jumlah pelanggan yang masih cukup besar peluangnya,’’ katanya.
Sementara itu dari data yang dihimpun Malang Post menyebutkan, omset MSKY pada kuartal III tahun 2013 tumbuh sebesar 30 persen. Posisi itu sekaligus membukukan hasil penjualan sekitar 2,23 triliun. Atau naik 30 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp 1,72 triliun.
Bukti ketatnya persaingan bisnis televisi berbayar terlihat dari para penyedia jasa layanan ini. Selain kelompok MNC Grup ada Lippo Grup dengan First Media dan Sinarmas Grup
Bukan itu saja, sebelumnya televisi berbayar juga digeluti PT Telkom Indonesia melalui PT Indonusa Television (Telkomvision). Belakangan dengan dalih ingin memperbesar bisnis televisi berbayar ini juga Telkomvision akan melepas 80 persen sahamnya ke Caerul Tanjung (CT) Corporation.
Campur tangan CT Grup diharapkan bisa mendongkrak jumlah pelanggan telkomvision yang selama ini berjalan statis. Apalagi, potensi pelanggan televisi berbayar bisa mencapai 50 ribu juta pelanggan per bulan. (has/fia)