Jernihkan Pikiran dengan Musik

MALANG – Sejak 20 tahun lalu, Sadhana Devi bergelut di dunia jurnalistik. Di sela kesibukannya tersebut, dia masih menyempatkan diri untuk merefresh diri dengan menjalankan hobinya di bidang tarik suara.
“Dari kecil memang saya suka dengan menyanyi dan bermain musik. Jadi hingga sekarang ketika sudah sibuk bekerja, tetap menjalankan aktivitas tersebut,” ujarnya.
Menurut Owner Istana Tahu Campur Lamongan di Karanglo ini, dengan bernyanyi bisa menghilangkan rasa suntuknya dalam bekerja. Apalagi, dia bisa mengeluarkan suaranya tersebut beriringan dengan melodi yang didapatkan dari petikan gitar dari tangannya. “Untungnya bisa bermain musik sendiri. Jadi tidak perlu menunggu orang lain, atau menuju tempat karaoke ketika ingin bernyanyi,” bebernya kepada Malang Post.
Selain itu, dia juga bisa memainkan alat musik lain, baik yang itu tradisional maupun modern. Sebut saja gamelan untuk alat musik tradisionalnya.
Setelah diusut, darah seninya didapatkan dari kedua orang tuanya. Bahkan sejak kecil, orang tuanya secara tidak langsung telah memberitahu Sadhana agar dia bisa memainkan alat musik.
“Ada rumah budaya yang didirikan oleh orang tua. Alat musik tradisionalnya lengkap seperti kendang, gamelan hingga selo. Sementara yang modern juga memiliki sendiri,” papar dia.
Perempuan yang pernah menjadi Duta Malang dalam hal tarik suara ketika masih muda ini juga sempat aktif dalam sebuah band di Jakarta. Aksinya menghibur tamu café kala itu membuat dia tidak bisa berhenti menyanyi hingga saat ini.
Menurutnya, hingga kini di tengah kesibukannya menjadi manajer marketing pun masih menyempatkan diri untuk bernyanyi di sebuah komunitas. “Usia yang sudah tidak muda kan nggak mungkin lagi nyanyi di café. Sekarang lebih sering menyanyi dari acara organisasi atau komunitas, yang usianya juga di kisaran 30 tahun ke atas,” pungkasnya. (ley/fia)