Pengiriman Barang Belum Maksimal

MALANG – Jasa pengiriman barang, baik darat maupun udara juga sempat mengalami kemandekan selama beberapa hari akibat bencana meletusnya Gunung Kelud di Kediri. Untuk pengiriman jalur darat, terhenti selama dua hari, sementara untuk pengiriman antar pulau yang menggunakan transportasi udara baru berjalan kemarin. Pimpinan Star Cargo Malang, Yugo Yudansyah Luhulima mengungkapkan, pengiriman berhenti total selama dua hari. “Malam hari Gunung Kelud meletus, besok dan lusanya benar-benar tidak ada pengiriman, baik darat maupun udara,” ungkapnya.
Untuk pengiriman udara, bahkan harus menunggu lebih lama lagi apabila melewati Bandara Juanda. Efektif baru hari ini bisa dikirimkan ke daerah tujuan pengiriman. “Pengiriman ke luar daerah melalui udara baru Selasa (18/2) besok dilayani di bandara. Saat ini barangnya dalam status antrian. Itupun dengan catatan bukan pengiriman ke Solo,” beber Yugo, panggilannya.. Sementara itu untuk pengiriman lewat jalur darat rata-rata masih dalam satu propinsi saja yang diterima sejak Senin (17/2) kemarin.
Menurutnya, hal ini membuat customer hanya menyerahkan barang saja di Star Cargo sejak Sabtu (15/2) lalu dan pihak cargo menjanjikan untuk pengiriman baru terjadi Senin. “Bila mereka mau menunggu dengan ketentuan darurat ini yang tidak masalah, sebab memang keadaannya tidak bisa melakukan operasional hingga akhir pekan kemarin. Hari ini pun kami hanya drop barang ke bandara, baru besok dikirim,” urainya kepada Malang Post.
Di hari pertama kemarin, Stra Cargo juga masih mengalami sepi customer. Jika biasanya dalam sehari rata-rata menerima 400 kilogram pakek yang hendak dikirimkan, kemarin baru mencapai setengahnya. “Baru 200 kilogram saja yang dikirim hari ini. Itupun semua via udara, yang transportasi darat masih belum ada,” imbuh Yugo. Semakin sepinya pengiriman itu, menurut pria asal Ambon ini dikarenakan customernya sebagian besar mengirimkan barang ke Pulau Kalimantan.
Praktis, Balikpapan masih tertunda untuk pengiriman dari cargo yang satu perusahaan dengan maskapai Kalstar Aviation ini. Di tempat terpisah, customer service Blogc Speed Cargo Malang, Fenti Yulida menuturkan, kemarin merupakan hari pertama dalam beroperasi. “Sejak erupsi lalu, kami tutup dua hari, Minggu libur dan beroperasi hari ini,” tuturnya. Kemarin, pengiriman juga masih belum maksimal. Bila acuannya average permintaan pengiriman yang mencapai 1 ton dalam sehari, kemarin baru 30 persennya saja. Fenti menyebutkan, dari jumlah tersebut lebih dari 80 persennya tujuan luar pulau dan baru bisa dikirim hari ini.
“Yang udara baru besok bisa dikirim. Sedangkan yang via darat untuk tujuan Yogyakarta, Semarang atau Cirebon bisa mulai hari ini,” tandas Fenti. Dia menambahkan, Blogc Speed memutuskan menutup operasional selama tiga hari demi keamanan. Baik dari segi pengirim maupun barang yang dikirimkan. Sebab bila memaksa, untuk area Jawa Tengah via darat pun masih terganggu oleh abu vulkanik. “Kemungkinan Rabu besok baru normal lagi semua,” pungkas dia. (ley/mar)