Klaim JHT Tersalurkan Rp 14,62 Miliar

MALANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Malang telah menyalurkan klaim mencapai Rp 14,62 miliar untuk program Jaminan Hari Tua (JHT) selama Januari 2014 ini. Jumlah ini meningkat drastis ketimbang periode yang sama di tahun 2013 lalu.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang, Sri Subekti menyebutkan, penyaluran klaim ini meningkat Rp 6,33 miliar. “Januari tahun ini klaimnya jauh meningkat dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu. Sebelumnya jumlahnya sebesar Rp 8,29 miliar,” sebutnya.
Sementara untuk periode bulan sebelumnya atau Desember 2013, untuk program JHT itu perusahaan yang dulu bernama Jamsostek ini menyalurkan klaim sebesar Rp 11,99 miliar. Sehingga, bila perbandingannya di bulan sebelumnya, peningkatan sebesar Rp 2,6 miliar.
Perempuan yang akrab disapai Betty ini mengungkapkan, klaim sebesar Rp 14,62 miliar tersebut disalurkan pada 1884 kasus. Baik itu untuk uang pensiun maupun karena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Menurutnya, selama Januari kemarin banyak terjadi PHK.
“Bulan lalu banyak PHK yang dialami oleh karyawan pabrik rokok. Jumlah kasusnya meningkat dua kali lipat dari Januari tahun lalu atau bertumbuh 103 persen. Namun masih lebih rendah dari Desember 2013 sebanyak 1899 kasus,” papar dia panjang lebar.
Kasus klaim yang besar tersebut membuktikan bila BPJS Ketenagakerjaan telah dipercaya oleh perusahaan untuk menanggung jaminan di hari tuanya. Meskipun usianya belum pada masa pensiun, ketika pekerja mengalami PHK berhak mendapatkan pesangon. Selama 2013 saja besaran penyaluran JHT total mencapai Rp 79,16 miliar.
Masih menurut dia, untuk Februari ini angkanya juga masih besar. Penyebabnya, untuk proses klaim masih terus berlangsung bagi yang mengalami PHK, masih ditambah dengan beberapa pabrik rokok yang juga mengurangi jumlah karyawannya.
“Bahkan pekan lalu dalam sehari sempat menyalurkan klaim mencapai Rp 1,3 miliar,” pungkas perempuan yang sebelumnya berdinas di Blitar ini. (ley/fia)