All You Can Eat di Pasar Numplek

Atria Hotel and Conference Malang menyediakan menu makan malam khas Indonesia.

MALANG– Mulai akhir pekan ini, Atria Hotel and Conference Malang mengeluarkan promo buffet terbaru di Canting Restaurant. Atria memberikan penawaran paket makan malam seharga Rp 99.000. Keuntungannya dalam paket ini, tamu restoran bisa menikmati seluruh sajian yang ada di dalamnya. Paket buffet ini bernama Pasar Numplek. Sajian masakan yang bisa dipilih oleh tamu restoran meliputi 99 masakan khas Indonesia.
“Atria memiliki paket makan malam yang menyajikan beraneka ragam masakan tradisional. Buffet ini bisa dinikmati setiap hari Jumat dan Sabtu,” ujar General Manager Atria Hotel and Conference, Wahyono. Menurut dia, setiap hari khusus ini, mulai pukul 18.00 sampai dengan pukul 21.00, tamu bisa memilih beraneka ragam menu. Misalnya yang khas Malang seperti Bakso dan Cwie Mie.
Kemudian masakan tradisional dari beberapa tempat lain seperti Ketoprak dari Cirebon, Siomay dan Batagor dari Bandung, Pecel Madiun, Soto Lamongan hingga Pempek Palembang. Pada bagian jajanan, tamu bisa menemukan Lumpia Semarang, Kue Rangi dan Kue Cubit yang disajikan dengan live cooking. Setelah puas menikmati menu masakan berat, dessert seperti Es Puter, Es Teler atau Es Kelapa Muda menjadi pilihan.
“Tidak ketinggalan juga rujak manis, entah dijadikan makanan pembuka atau penutup,” beber dia. Menurutnya, Pasar Numplek ini akan menjadi even reguler di Atria, dan diawali Jumat (21/2) lalu. Selama sepekan paket makan all you can eat ini berlangsung dua kali, sehingga dipastikan tamu restoran, baik yang berawal dari tamu hotel maupun yang ingin menikmati makan malam saja bisa memilih menu sesuai dengan selera.
Selain menunya khas Indonesia, tampilan restoran pun tidak kalah tradisional. Properti seperti gubuk, tikar, alat memasak dari tanah liat hingga buah-buahan hasil bumi juga bisa ditemui selama adanya penawaran Pasar Numplek ini. Tidak ketinggalan, pegawai restoran pun berpakaian jaman dulu. “Agar semakin kuat kesan tempo dulunya. Itulah yang ingin Atria tonjolkan dari paket ini,” imbuh Wahyono.
Menurut dia, selama sebulan kedepan Atria masih melihat  minat dari tamu. Bila antusiasme besar, konsep awal ini akan terus dipertahankan. Selain itu dengan meng-upgrade menu tradisional lain bila suatu saat diperlukan. “Menu yang jadi favorit pasti tetap bertahan. Bila menemukan menu baru yang belum ada saat ini, bisa menjadi masukan nantinya,” pungkas dia. (ley/mar)