Konsep Kultural, Siapkan Nasi Tempong

MALANG – Hotel Sahid Montana memiliki cara tersendiri untuk tetap kompetitif dalam menghadapi ketatnya persaingan bisnis perhotelan di 2014 ini. Hotel tersebut menyiapkan kultur khas Malang mulai tahun ini, disamping itu juga menjadikan salah satu menu di restonya yakni Nasi Tempong sebagai andalan untuk menggoda tamu. General Manager Sahid Montana Malang, Slamet Sudiharto mengatakan, hotelnya siap mengusung konsep yang berbeda dengan kompetitor.  “Tahun ini, setelah Sahid Montana Dua fokus dengan konsep Go Green, untuk Sahid Montana lebih menonjolkan kultur khas Malang,” katanya.
Untuk mewujudkannya, selain melalui tampilan di beberapa sudut hotel yang semakin menunjukkan kesan tradisional seperti adanya topeng dan sepeda kuno. Sementara sebagai tambahan, hotel ini menyiapkan tari topeng untuk menyambut tamu. “Khususnya untuk menyambut tamu grup maupun dari korporat. Apalagi ketika tamu dari luar kota, mereka membutuhkan sajian yang unik begitu memasuki area mereka meeting maupun menginap,” urai dia kepada Malang Post.
Dia menargetkan untuk konsep ini sudah mulai berjalan di bulan Maret. Pasalnya, untuk konsep Go Green yang diusung di Sahid Montana Dua juga baru dilaunching medio bulan Maret mendatang.  “Sambutan tamu dengan tarian tradisional seperti tari topeng ini sudah siap dijalankan. Hal inilah yang bisa kami create di Sahid Montana, yang sudah tidak mungkin mengembangkan room untuk bersaing dengan hotel-hotel baru dengan jumlah kamar dan meeting room yang besar,” papar dia panjang lebar.  Perbedaan tersebut, menurutnya dianggap menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi, di tahun ini Sahid Montana menargetkan okupansi meningkat hingga 70 persen di tahun ini.   
Sementara itu untuk menu, hotel yang berada di Jalan Kahuripan itu akan mengandalkan Nasi Tempong, baik untuk menu di restoran maupun Cinnamon Café. Menu tersebut dimunculkan sejak akhir tahun lalu, dengan kelebihan tersendiri. Yakni bisa dinikmati bersama. Idealnya, bisa dimakan bersama empat orang. “Nasi Tempong ini untuk menggoda non tamu hotel juga. Apalagi, di sekitar tempat ini kawasan perkantoran. Harga Rp 100.000 bisa menikmati sajian makan siang, maupun makan malam dengan menu yang berupa nasi goreng pedas, dengan menu ceker ayam yang menggugah pula. Sudah include dengan minuman es teh,” jelasnya. (ley/mar)