1904 Sak Semen untuk Reviltalisasi Korban Kelud

DISERAHKAN: Tim dari BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan bantuan berupa semen kepada korban erupsi Kelud melalui Pemkab Malang.

MALANG – Pasca bencana erupsi Genung Kelud yang berdampak ke wilayah seperti Blitar, Kediri dan Kabupaten Malang beberapa waktu lalu tidak luput dari perhatian Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Timur. Sebagai bukti, Sabtu (1/3) kemarin BPJS Ketenagakerjaan turut membantu korban dengan menyerahkan bantuan langsung kepada korban erupsi.
“Kami turun ke lapangan untuk membantu korban erupsi beberapa waktu lalu dengan memberikan bantuan berupa semen. Sebab, pasca bencana pembangunan harus dilakukan dan memerlukan bahan semen ini,” ungkap Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Rizani Usman.
Menurut dia, perusahaan yang dulunya bernama Jamsostek ini menyerahkan sebanyak 1904 sak semen. Rizani Usman turun langsung ke Kecamatan Ngantang yang menjadi salah satu lokasi terparah akibat erupsi tersebut, dan ditemani oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang Sri Subekti.
Dia menyebutkan, ketika menyerahkan sak semen diterima oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Malang Prihadi. “Langsung diterima oleh pegawai Pemkab. Kami harap bantuan ini bisa membantu warga yang hendak memperbaiki rumah dengan segera,” beber Rizani ketika mengunjungi Kantor Malang Post, kemarin.
Selain itu, beberapa waktu sebelumnya bantuan lain juga sudah diberikan. Misalnya saja di wilayah Kediri dengan memberikan pipa atau paralon besi serta sembako. Kemudian juga melakukan kerja bakti pembersihan jalan dan masjid di beberapa titik di Kediri.
“BPJS Ketenagakerjaan sudah beberapa kali mengunjungi area terdampak erupsi, melalui Kantor Cabang Malang,” tegasnya.
Kepada Malang Post Rizani mengungkapkan, jika saat ini BPJS Ketenagakerjaan harus bekerja keras untuk menggaet peserta. Dia berharap, untuk pengusaha di Malang Raya secara khusus, bisa memanfaatkan program Jaminan Sosial yang diselenggarakan oleh perusahaan yang beralamat di Jalan Dr. Soetomo tersebut.
“Sesuai dengan UU No. 24 tahun 2011, BPJS Ketenagakerjaan memiliki program yang bisa dimaksimalkan untuk mencover tenaga kerja. Yakni program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT). Pemberian manfaatnya sekarang semakin meningkat,” pungkasnya. (ley/fia)