Diskon Besar Berlaku hingga Hari Ini

MALANG – Diskon besar-besaran Matahari Department Store masih berlanjut hingga hari ini. Potongan mulai dari 20 persen hingga 70 persen untuk semua produk bisa menjadi milik Anda, tanpa ada syarat apapun dalam berbelanja.
“Promo kali ini tanpa ada syarat apapun. Semua produk terdapat diskon, minimal 20 persen,” ujar Assistant Store Manager Matahari Department Store Matos, Sudibyo.
Dia mengungkapkan dengan promo tersebut bandrol harga produk makin terjangkau. Baik untuk pilihan tas, sepatu, busana, hingga aksesoris. Bahkan, untuk item tertentu disiapkan dobel diskon.
“Beberapa item terdapat tambahan plus 20 persen. Pilihan lain beli satu gratis satu, beli dua gratis satu dan yang paling besar tentu saja diskon 70 persen,” bebernya kepada Malang Post.
Dia mencontohkan untuk produk Larusso dan D’Britano yang item produknya turun 70 persen. Misalnya kemeja pria, harganya mulai dari Rp 69 ribu. Untuk kategori new arrival, Anda akan menemukan harga sebesar Rp 179 ribu.
Koleksi wanita pun tidak kalah menarik untuk menjadi buruan. Misalnya saja pada produk wanita seperti Expand, Eprise dan Atmosphere. “Produk wanita ini paling banyak diburu, sesuai dengan jumlah pelanggan Matahari yang sebagian besar wanita sekitar 70 persen,” ujarnya.
Terpisah, Store Manager Matahari Department Store Lippo Plaza Batu, Pranoto menyampaikan, dengan program diskon ini, kunjungan ke store meningkat. “Inilah bentuk loyalitas pelanggan Matahari. Apalagi begitu mendengar diskon, pasti membuat mereka tergoda,” terang dia.
Masih menurut dia, untuk program ini yang menjadi favorit pada koleksi sepatu dan sandal. Fladeo, Yongki Komaladi hingga Cole menjadi buruan. Untuk koleksi wanita yang menambah cantik tampilan kaki Anda, ada Peter Keiza dan St. Morris yang kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Bila usia Anda masih remaja atau muda, flat shoes dari Nevada juga tidak luput dari diskon.
“Paling terlihat meningkat penjualan sepatu dan sandal. Secara total peningkatan sales mencapai 15 persen hingga saat ini,” pungkas Pranoto. (ley/fia)