Pasar Elektronik Mulai Menggeliat

MALANG – Pergerakan penjualan barang elektronik mulai membaik medio Februari setelah mengalami kelesuan sejak akhir tahun lalu. Beberapa store elektronik sudah mengalami peningkatan penjualan, sekalipun masih belum maksimal.
Store Manager Plaza Elektronik Malang, Pao Sugiyanto menuturkan, jika sales sudah jauh lebih baik ketimbang Januari lalu. “Kelesuan sales elektronik tampaknya sudah berakhir di bulan lalu, setelah dua bulan sempat sepi,” tuturnya.
Pria yang akrab disapa Sugik ini menyebutkan, peningkatan sales masih sedikit yakni 10 persen saja. Plaza Elektronik sendiri selama Januari mencatatkan rata-rata sales sebanyak 20 produk per hari. Sementara untuk Februari, penjualannya di kisaran 23-25 unit dalam sehari.
Menurut dia, kekhawatiran sempat terjadi bulan lalu. Faktor siklus tahunan serta adanya bencana alam khususnya di Jakarta menghambat suplai serta penjualan. Begitu pula tingginya curah hujan terjadi di Malang beberapa bulan terakhir ini.
“Hujan memang berpengaruh pada penurunan penjualan untuk beberapa kebutuhan barang elektronik. Tetapi meningkatkan penjualan untuk salah satu produk, yakni mesin cuci,” papar dia panjang lebar.
Sugik menyebutkan, untuk Februari lalu 40 persen penjualan dikuasai oleh mesin cuci. Selanjutnya lemari es atau pendingin di urutan kedua dengan prosentase mencapai 30 persen. Sisanya berupa LED TV, AC dan elektronik yang lain.
Masih menurut Sugik, untuk Maret ini dia optimis sales meningkat 20 persen. Hal ini berdasarkan penjualan yang mulai meningkat. Bulan ini, Plaza Elektronik menargetkan penjualan bisa mencapai 30 unit barang.
“Besaran target sesuai dengan patokan awal tahun, meningkat 20 persen ketimbang average tahun lalu,” terang dia kepada Malang Post.
Sementara itu, Divisi Manager Hypermart Malang, Rajabuel Arief mengakui bila sales sudah mengalami peningkatan mencapai 25 persen. “Bila dibanding dengan bulan sebelumnya penjualan Maret sudah jauh meningkat,” tandasnya.
Begitu pula bila perbandingannya periode yang sama atau Februari 2013. Peningkatannya mencapai 15 persen. Hal tersebut membuktikan bila pasar elektronik di Malang berangsur-angsur membaik, dan sudah bisa mengatasi permasalahan suplai sepanjang Januari lalu, maupun permasalah low season yang terjadi di awal tahun. (ley/fia)