Jatuh Cinta Pada Desain Grafis

MALANG – Berawal dari coba-coba akhirnya keterusan dan jatuh cinta. Itulah yang dialami oleh Yessi Puspitasari, General Manager Secretary and Public Relation Santika Premier Hotel Malang terhadap desain grafis.
Dia mengakui tidak ada yang menonjol mengenai gambar atau desain pada awalnya. “Dulu ketika masih sekolah dan kuliah hanya asal tahu saja sehingga bisa dikatakan tidak ahli. Berbeda dengan sekarang harus tahu dan  ingin tahu,” ujarnya.
Menurutnya, keahliannya dalam mendesain grafis hanya untuk mengisi waktu luang. Ternyata cintanya berlanjut ketika sudah bekerja di hotel bahkan mendapat pengakuan dari sesama rekan kerja jika desainnya bagus. Tak pelak, Yessi pun sering didaulat untuk membuat desain promo hotel, baik untuk banner maupun selebaran.
“Dulu pertama tidak percaya diri juga. Ketika sudah ada print outnya, ternyata hasilnya bagus. Akhirnya berlanjut hingga sekarang, karena selalu diminta untuk membuatkan desain, ya harus belajar juga agar semakin bagus karyanya,” tutur perempuan kelahiran Palembang ini.
Yessi mengakui bila mendesain bukanlah hal yang sulit. Terlebih kini banyak tutorial atau buku panduan yang bisa digunakan sebagai sarana untuk belajar sendiri ketika dirumah. Dia menegaskan, kuncinya hanya kemauan untuk belajar. Apalagi bila belajarnya seorang diri, kalaupun konsultasi tidak dalam bentuk pendidikan formal maupun les private.
Ibu satu anak ini menegaskan, keahliannya tersebut tidak mengganggu aktivitas pekerjaan utamanya di hotel. “Masih tetap sebagai sekretaris GM merangkap PR, untuk desain kan tidak terlalu sering juga pekerjaannya. Dikerjakan saat waktu luang saja,” pungkas perempuan berusia 25 tahun ini. (ley/fia)