Penyaluran Raskin Terkendala Data

MALANG – Badan Urusan Logistik Sub Divisi Regional (Bulog Sub Divre) VII Jatim mengalami sedikit kendala dalam penyaluran beras miskin (raskin) di awal tahun ini. Pasalnya, hingga medio Februari lalu, ada dua wilayah yang belum tersentuh penyaluran raskin.
Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Malang dan Kota Pasuruan. “Masih ada kendala untuk penyaluran di dua tempat ini, sehingga meskipun jatahnya sudah bulan ketiga belum bisa menyalurkan kesana,” tutur Kepala Bulog Divre VII Jatim, Langgeng Wisnu Adinugroho.
Menurutnya, kendala yang dialami masih belum fixnya alokasi raskin di kedua tempat tersebut. Secara umum, jatah raskinnya masih sama dengan tahun lalu, namun ada perubahan data mengenai siapa yang layak menerima raskin di tahun 2014 ini.
“Pembaruan data dari musyawarah desa masing-masing masih belum tuntas. Sehingga penyaluran terhambat. Setelah itu beres pasti langsung disalurkan,” bebernya kepada Malang Post.
Langgeng yang baru sebulan bertugas di Malang ini menyebutkan, kedua wilayah ini siap untuk menerima penyaluran pertengahan Maret ini. Bahkan, minggu ini untuk datanya dijanjikan sudah selesai. Setelah itu Bulog tancap gas, setidaknya menyalurkan raskin untuk periode Januari dan Februari.
Kuota raskin dari Kabupaten Malang sendiri tercatat paling besar ketimbang empat wilayah lain di Bulog yang berkantor di Kota Malang ini. Totalnya mencapai 50 persen dari alokasi raskin lima wilayah di Sub Divre VII Jatim.
“Setiap bulannya, Kabupaten Malang membutuhkan raskin sebanyak 2.208.180 kilogram. Sementara untuk Kota Pasuruan tergolong kecil kebutuhan raskinnya, yakni 144.555 kilogram,” papar dia panjang lebar.
Sedangkan untuk tiga wilayah lain, yakni Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Pasuruan dia memastikan tidak ada kendala penyaluran untuk Januari-Februari lalu. Bahkan untuk kuota Maret sudah mulai didistribusikan mulai tengah pekan kemarin. (ley/fia)