Islamic Book Fair Sedot Animo Pecinta Buku

MALANG – Syakaa Organizer kembali memercayakan Kota Malang sebagai gelaran pameran perdananya. Setelah Januari lalu pameran fashion perdana, Maret ini pun Islamic Book Fair 2014 pertama tetap dimulai dari Malang. Hasilnya pun luar biasa, dari target 2400 pengunjung per hari selalu terlampaui.
Ketua Syakaa Jawa Timur, Yosi Al Muzzani menyebutkan, Malang menjadi pasar prospektif untuk even. Sehingga Syaaka pun yakin untuk gelaran ke 20 ini menyedot animo pecinta buku Islami.
Target untuk pameran perdana ini, dia optimis terlampui. Sebab, selama lima hari pertama gelaran, kunjungan di atas 3000 orang per hari. “Catatan paling rendah untuk kunjungan di hari pertama lalu, yakni 2664 orang saja. Selanjutnya, selalu di atas 3000 orang, bahkan di akhir pekan lalu 4000 orang lebih, tepatnya sebanyak 4215 orang. Total targetnya 17 ribu pengunjung, kini sudah mencapai 16400an,” sebutnya.
Menurut dia, hal ini membuktikan antusiasme pameran buku Islami ini ditunggu-tunggu. Pameran yang akan berakhir hari ini pun selalu berujung kesuksesan. “Baik secara target kunjungan maupun omzet stand peserta, selalu bagus,” beber dia. Yosi menyampaikan, omzet peserta pameran rata-rata mencapai Rp 5 juta per hari. Bila di akhir pekan langsung meningkat hingga dua kali lipat.
Sementara itu, Sales Gema Insani Press, Dwi Angga Saputra salah satu peserta pameran menyebutkan pameran kali ini lebih ramai. Omzet selama lima hari pertama ini di angka Rp 6 jutaan. “Ada peningkatan sekitar 20 persen ketimbang pameran sebelumnya,” urai Angga kepada Malang Post.
Salah satu alasannya, pembelian dalam pameran ini tidak hanya satu atau dua pieces saja. Rata-rata pengunjung membeli lebih dari 10 pieces. Apalagi, ketika ada buku baru, sejak awal pengunjung sudah menyiapkan diri untuk memborong.
Hal yang sama juga diakui oleh Kholis Sun Rahmad, Sales Al Azhar Press. Selama seminggu pameran targetnya mencapai Rp 35 juta. “Kurang 10 persen saja dari target itu,” pungkasnya. (ley/fia)