Citilink Jangkau TKI di Malaysia

MALANG POST - Maskapai penerbangan berbiaya murah (Low Cost Carrier), Citilink, kemarin secara resmi mengoperasikan penerbangan rute internasional dari Jawa Timur, yaitu Surabaya - Johor Bahru, Kuala Lumpur, Malaysia.
Pada penerbangan internasional perdana, dengan pesawat New Airbus terbaru tipe A320 tersebut, jumlah isian pesawat mencapai 100 persen dari 180 seat yang tersedia dengan harga tiket mulai Rp 619 ribu.
CEO Citilink, Arif Wibowo menjelaskan, Jawa Timur memang menjadi wilayah pilihan untuk ekspansi ke beberapa negara asia. Pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat dinilai sesuai dengan target anak perusahaan Garuda Indonesia tersebut.
’’Kami sengaja memilih Surabaya karena terkenal dengan semangatnya untuk maju. Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional, menjadi momentum baik untuk memenuhi target Citilink,’’ terang Arif.
Ia melanjutkan, selain Johor Bahru, tahun ini, Citilink juga akan membuka penerbangan regional. Antara lain ke Singapura, Hongkong, Perth, dan Taiwan. Negara-negara tersebut menjadi pilihan karena menjadi kantong-kantong Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang menjadi target market maskapai, yang saat ini menguasai 137 frekuensi penerbangan domestik per hari tersebut.
TKI, lanjut Arif, menjadi penting. Pasalnya dari Jawa Timur, komposisi calon penumpang sekitar 60 persen merupakan TKI.
’’Dalam setahun, kami menargetkan bisa menampung 800 ribu TKI dari enam kota tersebut,’’ imbuh dia.
Untuk men-treatment para penumpang khususnya TKI, Arif mengatakan, Citilink memiliki layanan tambahan yang disebut end to end, dimana Citilink akan memberikan sarana transportasi tambahan berupa penjemputan di kampung halaman dan pengantaran TKI ke rumah majikan.
’’Kami sudah mengkoordinasikan dengan para mitra untuk menelusuri kantong-kantong TKI. Baik di Jawa Timur maupun Johor Baru. Fasilitas ini memang bukan yang utama. Tapi end to end adalah bentuk layanan tambahan Citilink untuk para pahlawan devisa,’’ jelas dia.
Arif menegaskan, kendati menjadi penerbangan berbiaya murah, namun Citilink akan tetap mengedepankan pelayanan, kenyamanan, dan keamanan yang merupakan fokus bisnis Citilink.
’’Kami komitmen untuk memberikan layanan terbaik sesuai semangat untuk mengutamakan kemudahan, ketepatan waktu, dan kenyamanan,’’ ujar pria yang juga Ketua INACA (Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional) itu.
Saat ini Citilink melayani 130 frekuensi harian dari Jakarta dan Surabaya ke Batam, Banjarmasin, Denpasar, Balikpapan, Yogyakarta, Meda. Palembang, Padang, Ujung Pandang, Bengkulu, Jambi, dan masih banyak lagi. (fia)