Sales Gadget Masih Stagnan

MALANG – Pergerakan penjualan gadget seperti laptop atau notebook dan tablet mengalami stagnasi di triwulan pertama 2014 ini. Hal itu bisa dilihat dengan average sales hingga akhir Maret ini yang cenderung lebih rendang ketimbang triwulan terakhir 2013 lalu.
Store Manager Branded Store Dieng Plaza, Liong menuturkan, bila penjualan termasuk standar untuk tiga bulan pertama ini. “Sales masih terhitung sepi saat ini. Tahun lalu untuk semester pertama memang kalah bagus bila dibanding semester kedua,” tuturnya.
Menurut dia, sekalipun ada peningkatan bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, hanya sampai 10 persen saja. Rata-rata penjualan kini 10 unit per hari. “Meningkat tipis, jadi penilaiannya memang masih sepi, sebab targetnya harus meningkat 30 persen ketimbang tahun lalu. Seharusnya peningkatan lebih besar lagi,” beber dia kepada Malang Post.
Bahkan saat long weekend yang berakhir Senin (31/3) kemarin, tidak ada peningkatan sales berarti. Dia memperkirakan, orang lebih memilih berlibur ketimbang berbelanja gadget dan menunda beberapa saat. Menurutnya, kunjungan ke Plaza Dieng memang terlihat meningkat. Entah untuk berburu gadget dengan melihat pameran, atau justru menuju ke bioskop.
Secara keseluruhan, dia memprediksi untuk semester pertama ini, sales cenderung bergerak lambat. Sebab, masih ada lagi penghalang yakni pemilu legislatif yang berlangsung di bulan ini. “Tidak bisa dipungkiri, beberapa pelanggan menahan diri. Pesta politik menunggu sampai segala sesuatunya aman, dan memilih mendahulukan kepentingan lain,” paparnya panjang lebar.
Bahkan, sales tidak bisa bertumbuh karena terbatasnya stok notebook 10 inch yang sebelumnya digemari anak muda. “Produksi untuk ukuran ini sekarang terbatas, sebab margin untung vendor tipis. Kalaupun ada sekarang sisa-sisa produksi,” tegas dia.
Sementara itu, Kepala Toko Quality Computer, Badrul Muthakir juga mengakui bila long weekend lalu tidak berpengaruh pada sales laptop. Pasalnya, antara setiap weekend sebelumnya sales dan kunjungan masih seperti yang terjadi akhir pekan kemarin.
“Rata-rata kami menjual hingga 40 unit untuk 3 toko saat akhir pekan. Liburan kemarin juga tidak di atas itu,” urai dia.
Bila di hari normal, kecuali Senin, penjualan di kisaran 18-25 unit per hari. Hasil ini, masih sama dan tidak lebih bagus dari akhir tahun lalu yang berhasil menjual hingga 50 unit ketika akhir pekan. “Memang masih slow down ini pembelinya,” tegas dia.
Sedangkan Store Manager Lenovo Store Dieng Plaza, Setia Darma mengaku, total sales di tempatnya hingga minggu terakhir Maret lalu meningkat 20 persen dari periode yang sama tahun lalu. Namun bila dibandingkan Desember 2013, penjualan hingga Februari lalu masih seimbang, belum tampak peningkatan berarti. (ley/fia)