Lima Tahun Lagi, Indonesia Punya 299 Bandara

Dalam lima tahun ke depan, Indonesia akan memiliki 299 bandara. Saat ini, terdapat 237 bandara yang ada di Indonesia. Dari jumlah tersebut,  sebanyak 26 di antaranya, masing-masing 13 bandara dikelola  oleh PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II, sisanya dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.
“Bandara-bandara ini (yang dikelola UPT) tentunya tidak sebesar bandara di kota-kota besar, tetapi bandara-bandara ini sangat esensial untuk aksesibititas. Lima tahun lagi kita akan selesaikan pembangunan bandara-bandara baru, sehingga total kita memiliki 299 bandara di Indonesia,” kata Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub), Bambang Susantono di Jakarta, seperti dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet Minggu (6/4).
Wamenhub mengatakan, sebaran bandara-bandara baru tersebut akan banyak di wilayah Indonesia Timur.
Ia menyebutkan, pembagian bandara secara rule of time di Indonesia yakni di Jawa dan Sumatera setiap radius 100 km, Kalimantan dan Sulawesi setiap 60 km. Lalu Maluku, Nusa Tenggara dan Papua setiap 30 km.
“Jadi dalam setiap 30 km di wilayah Timur ada 1 buah bandara, terutama di wilayah Papua.  Untuk itu kita punya banyak airstripes yang sederhana, yang dapat didarati oleh pesawat dengan jenis-jenis sederhana pula. Tapi itu sangat esensial mengalirkan barang dan penumpang, terutama di daerah Timur,” kata Bambang.
Wamenhub mengemukakan, bagi Kementerian Perhubungan, bandara adalah sebuah jaringan yang disebut dengan aerobridges atau jembatan udara. “Untuk di wilayah Timur dengan kondisi alam yang menantang mau tidak mau bandara adalah salah satu cara bagaimana mentransportasikan barang dan penumpang ke daerah itu,” terang Bambang.(kps/fia)