Citilink Makin Memukau

MALANG – Performance maskapai penerbangan Citilink kembali memukau. Setelah sempat mengalami penurunan di bulan Februari karena terkena imbas dari erupsi Gunung Kelud, kini load factor (tingkat keterisian penumpang) Malang-Jakarta kembali naik. Bahkan, kembali menembus di angka 80 persen. Sales Manager Citilink Malang, Fajar Indra mengakui, saat erupsi Gunung Kelud terjadi, jumlah penumpang turun sekitar 10 persen.  
“Februari lalu load factor hanya 72 persen. Namun kini sudah di angka 80 persen walaupun belum sebaik Januari lalu,” paparnya kepada Malang Post. Di bulan Januari lalu, Citilink mencatat load factor berada di angka 85 persen. “Padahal pada bulan itu, sempat muncul kekhawatiran akan terjadi penurunan minat penumpang. Dari awalnya penerbangan Malang-Jakarta via Bandara Soekarno-Hatta, harus beralih ke Bandara Halim Perdana Kusuma,” ungkapnya.
Namun setelah penumpang terbiasa dengan rute baru itu, load factor kembali membaik. Hasil yang digapai Maret lalu membuat optimisme untuk memenuhi target dari maskapai yang terkenal sebagai maskapai low cost carrier (maskapai penerbangan berbiaya murah) selama semester pertama tahun ini. Menurutnya, angka 85 persen hingga 90 persen menjadi target untuk penerbangan dari anak perusahaan PT Garuda Indonesia Tbk ini. Dia mengatakan, selama Maret lalu pula terjadi peningkatan on time performance (OTP).
Citilink tercatat tepat waktu hingga 90 persen dalam melayani penerbangan. Jumlah tersebut meningkat 5 persen ketimbang periode Februari lalu. Sementara itu, Citilink juga memberikan penawaran memukau untuk penerbangan terbarunya, via Bandara Juanda ke Johor Bahru. Harga tiket ditawarkan mulai dari Rp 400.000, dan penumpang bisa dengan sangat terjangkau menuju ke lokasi wisata seperti Legoland dan Hello Kitty Town. (ley/mar)