Akhir April, Bulog Target Salurkan 6 Kali Jatah Raskin

MALANG –  Pasca libur karena adanya Pemilu Legislatif di pekan lalu, Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre VII Jawa Timur mulai mengebut distribusi beras miskin (raskin) di awal pekan ini. Kabupaten merupakan target utama untuk penyaluran kali ini, sebab banyak tanggungan raskin yang masih belum terdistribusi.


Catatan Bulog menunjukkan, untuk area Kabupaten Malang realisasinya baru untuk bulan Januari saja. “Pekan lalu Bulog off pendistribusian dari tanggal 7-10 April. Tanggal 11 mempersiapkan kuota untuk area selanjutnya,” ujar Kepala Bulog Sub Divre VII Jatim, Langgeng Wisnu Adinugroho.

Menurutnya, April ini Bulog ditargetkan menyelesaikan kuota dua bulan untuk wilayah yang dipimpin oleh Bupati Rendra Kresna tersebut. Yakni untuk kuota Februari dan November 2014. Mengapa justru kuota November? Menurut Langgeng, peraturan dari pemerintah memang seperti itu. “Jadi untuk Februari distribusinya ditambah kuota November. Sementara untuk Maret berbarengan dengan kuota Desember,” beber dia.


Targetnya, minggu ketiga April ini kuota Februari bisa selesai, dan berlanjut untuk kuota November di minggu berikutnya. Setelah itu, tanggungan Bulog untuk Kabupaten Malang yang kuota per bulannya mencapai 2208 ton ini tinggal dua bulan lagi. Di sela-sela penyaluran tersebut, Bulog juga mendistribusikan untuk wilayah Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, untuk Kota Malang dan Kota Batu yang realatif kecil kebutuhannya diakuinya sudah kelar hingga Maret. “Kecuali Kabupaten Malang dan Kabupaten Pasuruan, kuota hingga Maret sudah lunas terdistribusikan. Artinya, kuota November dan Desember sudah masuk di dalamnya,” papar dia kepada Malang Post.


Dia mengungkapkan, hingga akhir April, masyarakat yang memperoleh raskin memang dijadwalkan memperoleh enam kali kuota. Ini diluar dari distribusi yang mengalami keterlambatan. Alasan kuota November dan Desember diserahkan di awal yakni Bulog meminimalisir kenaikan harga beras yang bisa berpengaruh pada harga pembelian nantinya.


Selain itu, bila semua terlaksana dengan lancer, akhir Oktober Bulog sudah bisa menyelesaikan semua tugasnya, untuk berfokus pada penyediaan raskin di tahun 2014. “Semoga tidak ada kendala di semester kedua nanti,” tegas Langgeng. (ley)