Investor Lokal Berburu Saham Murah

MALANG - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren positif di hari terakhir perdagangan Jumat (11/4) pekan lalu. Kemarin, IHSG kembali menanjak 48 poin berkat maraknya aksi beli saham oleh investor dan merupakan perkembangan yang bagus pasca terpuruk sehari sesudah pemilu legislatif (Pileg).
Branch Manager SucorInvest Malang, Kartono mengatakan, perdagangan kemarin ditutup menghijau 0,99 persen. “Kamis (10/4) lalu anjlok 155 poin. Lalu, sehari kemudian membaik dengan naik 50 poin, dan berlanjut awal pekan ini,” katanya.
Menurutnya, efek hasil Pileg lalu memang cukup signifikan pada minat investor. Begitu hasilnya sedikit melenceng dari prediksi, pasar merespon negatif. “Sepertinya ada sedikit permainan dari investor. Bisa dibilang juga investor ini pilih-pilih calon pemimpin,” beber pria yang akrab disapa Nando ini.
Bisa dibilang, Jokowi Effect benar-benar terjadi di lantai bursa. Hal ini kembali dibuktikan ketika Joko Widodo melakukan blusukan pasca anjlok. Hasilnya, perlahan IHSG merespon positif.
Sementara itu, perdagangan awal pekan ini IHSG sempat menurun tipis 3 poin ke level 4812 poin. Tetapi, perdagangan sesi pertama justru ditutup naik 26 poin. “Kali ini investor lokal tidak kalah berburu saham emiten yang harganya murah,” papar dia kepada Malang Post.
Sebaliknya, investor asing melakukan net sell senilai Rp 2,58 miliar dalam seharian perdagangan. Frekuensi transaksi sebanyak 245.540 kali, pada volume 5,357 miliar lembar saham, senilai Rp 8,606 triliun. “Sebanyak 234 saham naik, 75 turun, dan 92 saham stagnan,” tambah pria asal Madiun ini.
Dia memprediksi, hasil koalisi masih ditunggu-tunggu oleh investor. Sehingga, belum berani memastikan trend naik atau turun. “Jika sudah fix, lantai bursa bisa lebih terarah. Memang pesta politik ini berpengaruh besar pada pasar modal,” pungkas dia. (ley/fia)