Datsun Go+ Segera Meluncur di Malang

MALANG – Persaingan low cost green car (LCGC) di Kota Malang dipastikan semakin ketat lagi di tahun ini. Alasannya, pasca kemunculan dua bersaudara Agya dan Ayla, dilanjutkan dengan Brio Satya serta Karimun Wagon R. Pada April ini Datsun yang merupakan bagian Nissan Motor Indonesia ini mulai hadir pula di Malang
Pabrikan Nissan ini mengeluarkan Datsun Go + sebagai andalannya untuk menggaet segmen menengah ke bawah di Malang Raya. “Sejak April, show unit Datsun Go+ memang unitnya sudah bisa dilihat di pameran, maupun di tempat yang nantinya menjadi showroom Datsun,” ungkap Sales Head Nissan Indomobil Malang, Dani Widodo.
Dia mengungkapkan, sekalipun Datsun Go + ini merupakan bagian dari Nissan, namun penjualannya nanti akan berbeda lokasi. Pabrikan tersebut enggan mencampuradukkan pemasaran antara LCGC yang merupakan program anjuran pemerintah untuk mobil ramah lingkungan, dengan unit Nissan yang lain.
Untuk saat ini, menurut Dani, pemasarannya masih menjadi satu dengan showroom Nissan hingga nanti showroom Datsun sudah selesai. Lokasi pemasaran tersebut kini sudah dalam tahap finishing dan berada di Jalan Letjend S. Parman disamping dealer Suzuki HSMG Blimbing.
“Gedungnya masih dalam masa renovasi. Bulan Mei atau Juni mungkin sudah jadi dan customer yang ingin melihat bisa langsung menuju kesana. Tetapi untuk launchingnya sendiri masih bulan Agustus, antara Datsun Go + dan showroomnya bersamaan sepertinya,” papar dia kepada Malang Post.
Dani menambahkan, selama menunggu masa tersebut customer yang menginginkan Datsun Go + masih harus inden terlebih dahulu. Bahkan, saat ini masih belum diketahui harga pastinya.
“Paling mahal untuk OTR Jakarta Rp 110 juta, jadi di Malang ini sekitar Rp 114 juta. Namun ditunggu rilis harganya saja,” beber dia.
Pria ramah ini menyampaikan, bila saat ini pemasaran Datsun Go + pun masih dilakukan oleh sales Nissan Indomobile. Untuk kedepannya, ketika salesnya sudah berpisah dengan  unit Nissan, maka marketingnya pun berbeda. Dani menuturkan bila saat ini show unitnya sudah bisa ditemukan di pameran yang berlangsung di MOG. Customer yang menginden cukup menyediakan dana Rp 2 juta.
Datsun Go + merupakan mobil yang mebidik calon pembelinya mulai dari keluarga muda hingga pengusaha baru. Datsun Go+ dibekali mesin 1.200 cc dengan transmisi 5 percepatan. Kendaraan jenis MPV ini memiliki kursi 5 dan bisa ditambah 2 lagi, dengan panjang body 3,995 mm, lebar 1.635 mm dan tinggi 1.485 mm. “Mesin ini dicomot dari Nissan March dengan sejumlah penyesuaian,” tegas Dani.
Terpisah, Kepala Cabang Daihatsu Jolo Abadi, AA Gede Wisnu Putra mengakui sudah mendengar akan munculnya Datsun dan terpisah dari penjualan Nissan. Akan tetapi untuk kepastian waktunya belum begitu paham.
“Yang jelas sudah ada showroomnya yang siap beroperasi dalam waktu dekat, dan pemasaran dimulai di pameran minggu lalu,” tandas dia.
Kemunculan Datsun ini membuat Daihatsu semakin mewaspadai persaingan di kelas MPV. Selama ini Xenia dan Toyota menjadi penguasa kelas tersebut, diikuti Suzuki Ertiga. Begitu muncul low MPV Mobilio, sudah sedikit menggerus marketshare dari Daihatsu.
 “Harus berebut dalam menarik customer. Apalagi, ini seri LCGC dan berjenis MPV. Akan semakin berat, tetapi Daihatsu pasti memiliki cara untuk tetap menjadi pilihan customer,” pungkas pria asal Bali ini. (ley/fia)