Market Share Daihatsu Melesat

MALANG – Awal tahun 2014 ini hampir semua dealer mobil di Malang mengalami penurunan penjualan. Akan tetapi, pabrikan Daihatsu justru menunjukkan taringnya dengan mengalami peningkatan marketshare hingga Februari 2014 ini sebesar 20,56 persen dari semua brand otomotif yang ada di Malang.
“Memang, trendnya untuk awal tahun ini mengalami penurunan. Tetapi dua bulan pertama kami justru bagus,” ujar Kepala Cabang Daihatsu Malang Ahmad Yani, Agus Mulyadi.
Dia menyebutkan, di Februari lalu market share Daihatsu masih di angka 15,75 persen. Februari meningkat dan Maret ini dia juga menjamin hal yang sama. “Maret memang belum ada hasilnya. Tetapi bila dilihat dari total unit penjualan, pasti market sharenya juga naik. Sebab, bulan lalu Daihatsu di Malang DSK yang meliputi Malang Ahmad Yani, Malang Sukun, Jolo Abadi dan Pasuruan berhasil menjual 380 unit,” bebernya, kemarin.
Menurutnya, selama dua bulan pertama untuk Daihatsu berhasil menjual semua tipe mobilnya 745 unit. Angka ini meningkat ketimbang rata-rata pencapaian di 2013 lalu rata-rata penjualan masih di bawah 300 unit per bulan. “Untuk Malang DSK tahun ini ditargetkan pertumbuhannya sebesar 20 persen. Jadi lebih besar dari tahun lalu,” tambah Agus.
Dari sales yang terjadi selama triwulan pertama ini, Daihatsu masih tetap mencatatkan tipe Xenia sebagai unit terbaik. Sekitar 40 persen penjualan ditopang oleh low MPV tersebut, diikuti seri Gran Max sebesar 25 persen dan Ayla sebesar 20 persen. Sisanya, Terios, Luxio dan Sirion.
Dia mengakui, Xenia yang sudah berusia 10 tahun ini memang cukup familiar. Sebagai low MPV yang keluar lebih awal, customer memang menjadikannya jujukan. “Memang tahun lalu Ertiga sempat menggerus sales Daihatsu. Tetapi di tahun ini kami lebih siap,” tandas pria yang akrab disapa Babe ini.
Sementara itu, pesaing lain yang mengalami peningkatan market yakni Honda. Sejak kehadiran Brio Satya dan Mobilio, Honda mulai diperhitungkan. Prosentase salesnya di Malang mendekati raihan Suzuki meraih 10,34 persen. “Nomor 1 masih Toyota, kedua kini Daihatsu mulai menjauh dari Mitsubishi dan Suzuki,” terang Kepala Cabang Daihatsu Jolo Abadi, AA Gede Wisnu Putra.
Hasil ini, menurutnya memang sebuah anomali. Pasalnya ketika semua mengalami penurunan penjualan, justru Daihatsu kembali mengalami peningkatan sales. Maret lalu, salesnya meningkat 20 persen ketimbang Februari.
“Mungkin karena Daihatsu menggenjot promo di awal tahun. Ya, belajar dari pengalaman di tahun sebelumnya,” lanjut Wisnu.  (ley/fia)