Bulog Maksimalkan Pengadaan Beras

MALANG – Badan Urusan Logistik Sub Divisi Regional (Bulog Sub Divre) VII Jatim mulai memaksimalkan pengadaan beras miskin (raskin) 2014 sejak pertengahan April lalu.  Bulog menargetkan pengadaan beras mencapai 70 ribu ton selama setahun ini.
Kepala Bulog Sub Divre VII Jatim (Bulog Malang), Langgeng Wisnu Adinugroho mengungkapkan, tahun  ini target pengadaan berasnya meningkat tipis ketimbang tahun sebelumnya. “2013 lalu targetnya sebesar 67,05 ton. Jadi tahun ini target kami meningkat 4,3 persen,” beber dia.
Menurut dia, untuk target 2014 ini Bulog baru merealisasikan pengadaan di angka 7209 ton atau sekitar 11 persen. Alasannya, selain stok beras di Bulog ketika memasuki awal tahun masih tersedia hingga Juli mendatang, Bulog juga baru menjadwalkan pengadaan secara besar-besaran di April dan Mei ini.
“Bulog harus mengurangi lebih dulu penyediaan yang lama. Kan sistemnya first in first out. Begitu memasuki April stoknya mulai berkurang, maka April ini mulai giat terjun ke tingkat petani,” urainya kepada Malang Post.
Saat ini pun, stok raskin di gudang Bulog masih bisa untuk mencukupi penyaluran hingga kuota bulan Oktober. Itu artinya, bila November dan Desember mesti diselesaikan sebelum tengah semester, selama 2014 ini Bulog hanya kekurangan kuota raskin selama dua bulan. Sekarang jumlahnya masih tersisa 32 ribu ton di gudang Bulog.
“Jadi memang pengadaan beras di 2014 ini untuk persiapan semester pertama 2015 nanti ditambah dua bulan untuk tahun ini. Makanya, untuk stok dijamin aman sekalipun beberapa lokasi jumlah panenan berkurang,” paparnya panjang lebar.
Dia menyebutkan, untuk pengadaan beras di Bulog, dalam seharinya bisa mencapai 100 ton. Angka itu memang masih sangat kecil. Namun dia yakin begitu masa panen tiba, pengadaan bisa mencapai 500 ton dalam sehari. (ley/fia)