Pakai Xenia, Hemat BBM untuk Peduli Bumi

MALANG – Setahun terakhir, pabrikan otomotif mendengungkan eco driving. Sebuah perilaku hemat bahan bakar ketika mengendarai mobil, di tengah tingginya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di masyarakat. Termasuk pula Daihatsu. Selain melalui unit Low Cost Green Car (LCGC), mobil Daihatsu Xenia juga bisa menjadi pilihan customer yang membutuhkan kendaraan hemat bahan bakar.
“Diantara kompetitor mobil low Multi Purpose Vehicle (MPV), Daihatsu Xenia dijamin paling irit konsumsi bahan bakarnya,” ujar Kepala Cabang Daihatsu Jolo Abadi Malang, AA Gede Wisnu Putra. Menurut dia, Daihatsu Xenia merupakan solusi atau alternatif untuk berkendara. Bisa dibuktikan dengan keiritannya sebesar 1 liter untuk 14 kilometer (1:14). “Yang lainnya antara 1:8 atau 1:10,” terangnya.
Sebab itu, lanjut dia, penjualan mobil Daihatsu Xenia cukup stabil hingga usia ke-10. Pria asal Bali ini menerangkan, untuk mendukung hal tersebut, Daihatsu juga mengedukasi setiap customer tentang cara penggunaan kendaraan yang efisien terhadap bahan bakar. Sehingga, customer juga bisa mengaplikasikan eco driving yang menguntungkan untuk customer itu sendiri.
“Tenaga sales Daihatsu dibekali cara pengaplikasian hemat bahan bakar. Sebab, Daihatsu juga memperhatikan kepercayaan customer terhadap unit Xenia. Jangan sampai customer merasa kecewa karena salah dalam penggunaan kendaraan dan mobil Daihatsu Xenia yang dibeli lebih boros,” urainya panjang lebar. Menurut Wisnu, panggilannya, Daihatsu sering mengadakan perlombaan eco driving, yang mana customer bisa membuktikan melalui kompetisi.
Mulai dari tingkat dealer, berlanjut ke wilayah dan akhirnya nasional. “Lomba hemat bahan bakar terakhir berlangsung Januari lalu di tingkat wilayah atau Jawa Timur. Pemenangnya, akan mewakili ke tingkat nasional,” tambahnya. Ketika Daihatsu mengedepankan eco driving untuk unit mobilnya, juga menjadi pertanda pabrikan ini concern terhadap alam.
Penghematan BBM, keuntungannya tidak hanya pengguna, tetapi juga bumi. Karbondioksida yang dikeluarkan oleh kendaraan menjadi lebih kecil. “Ini sebagai bukti bahwa Daihatsu dan Xenia peduli juga terhadap bumi,” tukas Wisnu. Daihatsu Xenia sendiri pertama kali dikeluarkan pada tahun 2004. Sejak tahun 2004 hingga sekarang, pecinta Daihatsu Xenia selalu besar.  Daihatsu Xenia memiliki banyak teknologi yang ramah lingkungan.
Beberapa teknologi yang telah dikembangkan oleh Daihatsu Xenia, antara lain DLI, EFI, dan VVT-I. Pada tahun 2010, Daihatsu Xenia mengeluarkan teknologi terbaruya, yaitu Variable Valve Timing-Intellegent (VVT-I). Dengan teknologi tersebut, Daihatsu Xenia mampu mengirit bahan bakar sampai 7 persen, selain itu kapasitas silinder yang tidak terlalu besar juga membuat Daihatsu Xenia lebih irit. (ley/mar)