Berawal Ikut Orang, Kini Miliki Karyawan

MALANG – Perjuangan keras dari bawah, menjadi salah satu kunci yang dipegang oleh sosok Roy Alldila ketika mengembangkan usahanya. Berawal dari pengalaman ikut orang, akhirnya dia sukses membesarkan Arwana Tour and Travel hingga detik ini.
Roy mengakui, bukanlah perkara mudah untuk bertahan dalam jangka waktu yang lama. Apalagi, semakin kesini persaingan untuk memperoleh pelanggan juga semakin ketat. “Setelah mendapat pengalaman di masa muda dulu, kerja keras saya pastikan adalah kunci utama, selain itu juga enjoy menjalankannya,” ujarnya.
Bisnis yang dikerjakan, berdasarkan pengalamannya. Bagusnya, Roy sudah mulai ikut bekerja di tour and travel sejak kelas 2 SMA. Setelah fasih dan memiliki banyak link yang kuat, Arwana pun didirikan. Sejalan dengan hobinya yang traveling. Menurut dia, enak memiliki bisnis tour, bisa berjalan-jalan gratis.
Arwana pertama kali resmi berdiri pada tahun 2002. Namun dia mengatakan, sebenarnya sudah dikembangkan jauh sebelumnya. “Resminya membuka usaha secara terbuka di tahun itu, tepatnya di Jalan Bendungan Sutami. Masih sangat sederhana, berukuran 3x3 meter. Total sudah 21 tahun,” beber dia kepada Malang Post.
Ternyata, cikal bakal berdirinya bisnis ini di tahun 1993. Masih belum memiliki tempat usaha terbuka. Hanya numpang di rumahnya kala itu dan dijalankan sambil jalan bersama kerabatnya.
Pernah, ketika usahanya mulai berjalan, dia sedikit tertipu. Sebab, ketika mengontrak tempat usaha, dia sudah membayar untuk masa tiga tahun. Ternyata ketika baru setahun, dia diusir. Tempat usaha yang dia sewa ternyata disewa oleh orang lain. “Seperti oper sewa begitu. Tetapi tersisa setahun, eh saya bayarnya tiga tahun,” kenang alumnus Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang ini.
Peristiwa itu mengajarkan bapak dua anak ini untuk ikhlas. Menurutnya, ikhlas berarti menyerahkan segala sesuatunya, termasuk bisnis itu kepada Tuhan. Itulah yang membuat dia yakin, kesuksesan ini juga berkat campur tangan Tuhan. “Sebab segala sesuatunya hanya mengajarkan kita untuk mau dekat dengan Allah,” tandas Roy.
Pasca kejadian itu, pria yang sekarang tengah mengambil studi mengenai pariwisata ini terus mengalami masa keemasan dalam berbisnis. Terutama ketika bisnisnya berada di kawasan Betek selama kurun waktu lima tahun. Hingga akhirnya, kini Arwana Tour memiliki dua lokasi. Yang pertama di Jl Simpang Raya Langsep 23 Malang dan sales outlet di Mall Olympic Garden lantai 1.
Produk pelayanan pun semakin lengkap dari paket tour, tiket pesawat, hotel voucher, shuttle airport, carter unit, meeting service, hingga outbound. Dia tidak segan untuk turun tangan, menjadi pemandu tour. Terutama ketika customernya termasuk perfeksionis. “Customer yang memilih tour keluar negeri pasti membutuhkan pelayanan prima. Jika tidak memungkinkan anak buah saya, ya saya turun tangan,” terang suami dari Cahya Styainda Irawati ini.
Kesuskesan Roy yang bahu membahu dengan istrinya pun menjadi berkah bagi keluarganya. Indikasinya, kedua orang tuanya bisa diberangkatkan ke tanah suci, termasuk dia dan istrinya. “Selain itu punya tempat usaha yang luas dan di tempat strategis. Masih ditambah rumah juga,” papar pria berusia 39 tahun tersebut.
Arwana Tour ini disukai customer tidak hanya di wilayah Malang. Tidak sedikit customernya berasal dari luar pulau. Paling besar, customer berasal dari Kalimantan seperti Balikpapan. Terutama mereka yang hendak keluar negeri. Keadaan ini membuat Roy bercita-cita ekspansi ke Balikpapan.
”Semoga bisa terlaksana. Yang pasti harus memiliki modal tambahan jika ingin ekspansi bisnis. Saat ini ekspansinya berupa destinasi yang selalu diperbaharui saja, dan pelayanan yang memuaskan customer,” urai dia panjang lebar. (ley/fia)