Mohon Ma'af, website sedang perbaikan.
Dapatkan Update Berita Terbaru di :
        www.malangpost.net

Emas Murah Tak Sanggup Tarik Pembeli

MALANG – Perkembangan harga emas yang stabil dan rendah masih belum menarik minat masyarakat untuk berinvestasi selama April ini. Sebagai bukti, penjualan rata-rata pedagang emas cenderung menurun hingga sepekan sebelum berakhirnya bulan ini.
Salah satu pedagang emas di Pasar Besar Malang (PBM), H. Hasan mengungkapkan, bila harga emas perhiasan di pekan ini sudah sangat rendah. Untuk emas 99 persen, harganya kini menjadi Rp 475 per gram. “Di awal bulan masih di harga Rp 495 per gram. Naik turun tipis, tetapi pekan ini stabil di harga rendah,” ungkapnya.
Untuk harga emas 88 persen kini harganya menjadi Rp 425 ribu per gram. Sedangkan dua jenis emas perhiasan paling laris di pasaran yakni emas 75 persen seharga Rp 385 ribu per gram dan emas 70 persen Rp 350 ribu per gram.
“Harga ini termasuk terjangkau. Sebelumnya, untuk emas 70 persen harga Rp 360 ribu per gram sudah tergolong rendah, ini malah di bawah lagi,” terang dia kepada Malang Post.
Menurut dia, harga rendah ini belum terlalu mempengaruhi volume penjualan. Padahal biasanya, ketika harga turun pasti dimanfaatkan masyarakat untuk investasi melalui emas perhiasan. “Memang ada peningkatan, tetapi masih di bawah 10 persen dan terhitung kecil. Padahal, bila kondisi pasar normal, peningkatan bisa mencapai 30 persen,” beber dia.
Hasan memperkirakan, beberapa faktor mempengaruhi sepinya penjualan perhiasan. Misalnya saja pemilu beberapa waktu lalu dan persiapan untuk tahun ajaran baru. Sebagai bukti, masyarakat malah lebih banyak yang melepas perhiasannya. “Katanya untuk kebutuhan sekolah, padahal harga masih sangat murah. Harusnya untuk membeli saat ini,” terangnya.
Terpisah, Manajer Penjualan PT Solusi Tunai juga mengakui bila trend penjualan emas memang menurun. Penjualan pada emas batangan dari PT Aneka Tambang (Antam) di tempatnya mengalami penurunan.
“Agak slow sekitar sebulan terakhir, khususnya untuk emas batangan. Sekitar 25 persen,” tandas pria ramah ini.
Dia menyebutkan, emas perhiasan selain untuk investasi bisa pula dikenakan untuk bergaya. Sebaliknya emas batangan pure untuk saving money, sehingga ketika perekonomian belum stabil, masyarakat justru menahan diri. Maka dari itu, dia tidak heran bila penjualan melambat.
Menyiasati hal tersebut, Solusi mencoba mengandalkan penawaran program Emas Cantik. “Untuk pembiayaan emas perhiasan. Anda pilih emasnya, kami yang bayar. Sekarang terbantu program itu,” terang Anjar.
Sementara itu, dikutip dari situs PT Aneka Tambang, harga emas Rp 533 ribu untuk ukuran satu gram. Harga itu naik tipis Rp 1000 setelah sebelumnya di posisi Rp 532 ribu per gram. Sedangkan buy back dipatok Rp 473 ribu per gram. (ley/fia)

Please publish modules in offcanvas position.