Burger, Strategi ibis Styles Hadapi Low Season

MALANG – ibis Styles Hotel Malang mencoba meningkatkan pendapatan dari sektor Food and Beverages (F&B) ketika tingkat keterisian kamar (okupansi) tercatat menurun di empat bulan pertama tahun ini. Hotel berjaringan milik Accor ini meluncurkan menu burger selama dua bulan ke depan.
Assistant Director of Sales ibis Styles Malang, Intan Alice mengakui, jika okupansi yang didapatkan selama April lalu menjadi titik terendah. “Hanya mencapai 49 persen untuk okupansi di bulan April. Benar-benar low season,” ujarnya.
Menurut dia, selama 2014 ini, hotel dengan 150 kamar ini mencatatkan okupansi sebesar 60 persen. Masih di bawah target yang ditetapkan ketika awal tahun saat grand opening, yang mematok okupansi sebesar 70 persen.
Faktor tersebut, membuat hotel yang memiliki sTREATs Restaurant ini mengeluarkan menu harga bersahabat berupa burger. Mengusung tema Greazy Burger, terdapat empat pilihan yang diluncurkan sejak awal Mei ini.
“Ya ini strategi agar revenue hotel menjadi seimbang, coba ibis maksimalkan dengan menu yang terjangkau bagi semua kalangan,” beber Intan, kemarin.
Empat burger ini bernama Burger Cemeng, Burger Salto, Burger Vastrow dan Burger Terychick. Dia mengakui, namanya dibuat menarik pula agar calon tamu tertarik untuk mencicipi menu tersebut.
“Harganya juga murah, masing-masing Rp 27.890 nett. Warnanya juga menarik dan berbeda dengan burger kebanyakan. Salah satunya hitam dan hijau,” tambahnya.
Intan menambahkan, menu ini menyesuaikan momen. Tepatnya, semarak event sepakbola akbar empat tahunan, yang akan berlangsung mulai Juni mendatang. Selain itu, adanya Final Liga Champion di bulan Mei ini, dan ibis merencanakan menggelar nobar.
“Bisa menjadi menu pendamping ketika nobar. Tidak berat dan tidak mahal. Juni nanti, pasti banyak peminatnya,” yakin dia.
Dari menu baru ini, hotel yang berada di Jalan S. Parman ini menargetkan penjualan minimal 30 porsi per hari selama Mei. Angka ini meningkat di bulan Juni mendatang, mencapai 50 porsi per hari.
“Kan Piala Dunia sudah mulai sangat terasa sejak awal bulan depan. Average harus mencapai 50 porsi dalam sehari,” urai Intan.
Sementara itu, saat ini secara keseluruhan untuk sektor F&B di ibis, memiliki sumbangsih 30 persen dari bisnis hotel. Capaian ini meliputi banquet, ala carte dan room services. Untuk Mei ini, targetnya ditingkatkan mencapai 35 persen, dan akan bertambah bulan depan. (ley/fia)